Guardiola Angkat Bicara soal Kandidat Pengganti dan Masa Depan Manchester City

Senin, 25 Mei 2026, 00:20 WIB

MANCHESTER - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberikan pesan khusus kepada calon penerusnya di Etihad Stadium. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa penggantinya tidak perlu mencoba menjadi “versi lain” dari dirinya.

Guardiola akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini setelah satu dekade penuh kesuksesan bersama klub. Selama masa kepemimpinannya, City menjelma menjadi salah satu kekuatan terbesar di Eropa dengan raihan enam gelar LIga Inggris , satu trofi Liga Champions, serta gelar Piala Dunia Antarklub.

Ket. Foto: Enzo Maresca. — Sumber: AFP

Nama pelatih asal Italia, Enzo Maresca, disebut-sebut menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan Guardiola. Maresca sebelumnya pernah menangani Chelsea dan Leicester City, serta sempat menjadi asisten Guardiola di Manchester City.

Namun Guardiola menilai pendekatan “copy-paste” justru bisa menjadi masalah besar bagi siapa pun yang datang setelah dirinya.

“Dalam pekerjaan seperti ini, meniru orang lain tidak akan berhasil,” kata Guardiola menjelang laga terakhir Liga Inggris musim ini melawan Aston Villa.

“Anda harus menjadi pribadi yang unik, natural, dan menjadi diri sendiri. Manajer baru nanti harus menjadi dirinya sendiri.”

Menurut Guardiola, setiap pelatih memiliki karakter, filosofi, dan pendekatan berbeda yang tidak bisa disamakan begitu saja.

“Ketika seseorang mulai mencoba menjadi salinan orang lain, itu tidak akan berjalan baik. Setiap orang punya identitas masing-masing, dan memang seharusnya begitu,” ujarnya.

Guardiola juga meninggalkan Manchester City di tengah belum selesainya kasus dugaan pelanggaran aturan finansial Premier League yang menyeret klub tersebut. City masih menghadapi 115 dakwaan terkait dugaan pelanggaran regulasi keuangan liga.

Meski demikian, Guardiola menegaskan dirinya tetap percaya penuh kepada manajemen klub dan yakin City tidak melakukan kesalahan.

“Saya percaya kepada mereka,” kata Guardiola. “Saya sudah berbicara dengan mereka dan saya percaya dengan cara mereka bekerja serta apa yang telah mereka lakukan. Nanti akan ada keputusan resmi, dan saya percaya kepada klub.”

Pernyataan itu sekaligus menjadi penutup perjalanan panjang Guardiola bersama Manchester City, sebuah era yang mengubah klub tersebut menjadi salah satu tim paling dominan dalam sejarah sepak bola Inggris modern.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.