Nagan Raya dan DPRK Temui Kemendagri Bahas Percepatan Bantuan Korban Bencana

Minggu, 24 Mei 2026, 03:00 WIB

Nagan Raya - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, guna membahas percepatan penanganan korban bencana hidrometeorologi di daerah tersebut.

“Kunjungan ke Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di Jakarta ini sebagai upaya untuk memaksimalkan penanggulangan bencana yang terjadi di Nagan Raya,” kata Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Nagan Raya, Aceh, Hizbulwatan dalam keterangannya, Sabtu (23/5).

Ket. Foto: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya melakukan kunjungan kerja ke Posko Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di Kemendagri di Jakarta, Rabu (20/5). — Sumber: Antara

Hizbulwatan mengatakan, pertemuan tersebut membahas tindak lanjut penanganan masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Nagan Raya.

“Hal ini merupakan tindak lanjut atas tuntutan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Korban Bencana Menggugat (AKBM) serta aspirasi warga di Desa Kuta Trieng dan Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh yang terjadi beberapa hari lalu.

Ia menjelaskan, Pemkab Nagan Raya telah menyampaikan data terbaru korban bencana hidrometeorologi untuk diusulkan sebagai penerima bantuan sosial, seperti bantuan jaminan hidup (jadup), isi hunian, serta pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat terdampak bencana.

“Pemkab selalu bersinergi dengan DPRK Nagan Raya untuk memperjuangkan bantuan ini bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Nagan Raya,” ungkapnya.

Menurut Hizbulwatan, kunjungan ke Posko Nasional Satgas di Kemendagri diharapkan dapat memberikan kepastian terkait bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi di Nagan Raya.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar. Kami akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi secara intensif, baik dengan tim Satgas Pusat, BPS, maupun Kementerian Sosial (Kemensos),” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Tim Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat, Kolonel Inf Tamimi Hendra Kusuma menyambut baik serta mengapresiasi kunjungan tim Pemkab Nagan Raya dan DPRK.

“Kami dari tim satgas akan segera memfasilitasi usulan dari Pemkab Nagan Raya dan akan berkoordinasi dengan BPS serta Kemensos untuk percepatan pemberian bantuan,” kata Tamimi.

Ia juga meminta Pemkab Nagan Raya segera melakukan validasi terhadap seluruh data korban apabila masih ditemukan data yang belum valid maupun kekeliruan data.

“Apabila data sudah valid, nanti kami akan sampaikan ke BPS untuk dilakukan verifikasi dan validasi (verval) pemadanan data,” sebutnya.

“Selanjutnya, Kemensos akan melakukan cleansing data penerima bantuan sesuai dengan data yang disampaikan oleh BPS,” kata Tamimi.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.