HNW Apresiasi Langkah Kemlu Bebaskan WNI Ditangkap Israel
Jumat, 22 Mei 2026, 18:55 WIBJAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengapresiasi langkah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam membebaskan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditangkap Israel di tengah misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.
Menurut HNW, sapaan akrab Hidayat, keberhasilan itu merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yakni melindungi segenap warga negaranya.
"Tanpa perlu memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, Kemlu mampu melakukan koordinasi efektif dengan sejumlah negara sahabat seperti Turki, Mesir, dan Yordania," kata dia dalam keterangan diterima di Jakarta, Jumat (22/5).
Hidayat mengingatkan Kemlu untuk tetap mengawal pemulangan sembilan WNI tersebut ke Indonesia hingga mereka tiba di kediaman masing-masing dengan selamat.
Momentum tersebut, sebut dia, harus dimanfaatkan secara optimal di panggung diplomasi global.
Sehubungan dengan Indonesia saat ini menjabat sebagai ketua Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa, ia mendorong pemerintah menggolong kekuatan bersama negara lain yang warganya turut menjadi korban penculikan Israel untuk menjatuhkan sanksi internasional kepada Israel.
"Langkah itu akan makin bermakna bila Indonesia bersama negara-negara lain terus mengupayakan langkah hukum hingga dikenakannya sanksi kepada Israel atas pelanggarannya terhadap HAM dan hukum internasional," ucapnya.
Selain itu, dia memberikan penghormatan tinggi terhadap keberanian para aktivis kemanusiaan yang tetap teguh mendobrak blokade Gaza, Palestina demi menyalurkan bantuan terlepas dari risiko yang mengancam nyawa.
Hidayat pun mengutuk keras tindakan Israel, terlebih aktivis yang diculik juga diduga mengalami kekerasan dan direndahkan martabat kemanusiaannya.
Sebelumnya, Menlu Sugiono akan memastikan sembilan orang WNI relawan flotilla kemanusiaan ke Jalur Gaza yang dibebaskan dari penjara Israel pulang ke Indonesia dengan selamat.
Kesembilan WNI yang bergabung dalam pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 tersebut telah keluar dari Israel dan tiba di Istanbul, Turki, pada Kamis (21/5) waktu setempat, menjelang kepulangan mereka ke tanah air.
"Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar," kata Sugiono dalam pernyataannya, Jumat.
Ia pun menegaskan kembali kecaman keras terhadap tindakan tentara Israel yang melakukan tindakan kekerasan kepada para WNI yang mereka culik saat menyergap kapal mereka dalam konvoi pelayaran GSF 2.0 awal pekan ini.
"Indonesia mengecam keras tindakan penyiksaan yang dilakukan oleh Israel terhadap WNI pada saat penahanan," kata dia.
Penyiksaan terhadap aktivis kemanusiaan seperti kesembilan WNI tersebut, ucap Sugiono, merupakan tindakan yang tidak manusiawi serta merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan.
- Apresiasi
- HNW
- langkah Kemlu
- Bebaskan WNI
- Ditangkap Israel
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan Masyarakat
-
AS Ultimatum Iran Jika Dialog Gagal
-
Pemerintah Siapkan Anggaran Paket Stimulus Ekonomi Rp12,83 Triliun untuk Transportasi hingga Bansos
-
573 Rumah di Kota Serang Terendam Banjir, Dua Bangunan Roboh
-
Tak Ingin Jadi Penonton, Kaltim Ajukan Hak Kelola Migas di Blok Ganal
-
Sidak RSUD Yowari, Wamendagri Ribka Haluk: Pasien Masuk 5 Menit Harus Langsung Ditangani!
-
Lima Bintang Putri di FIBA 3x3 Champions Cup 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.