Kota Bersejarah Reims Dipilih Jadi Lokasi Start Tour de France 2028
Rabu, 20 Mei 2026, 00:15 WIBREIMS â Penyelenggara Tour de France, ASO, resmi mengumumkan bahwa edisi 2028 akan dimulai dari kota Reims, kawasan penghasil sampanye terkenal di Prancis.
Balapan sepeda paling bergengsi di dunia itu dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juni hingga finis di Champs-Elysees, Paris, pada tanggal 16 Juli 2028.
Jadwal tersebut digeser lebih awal satu pekan dari biasanya guna menyesuaikan dengan pelaksanaan Olimpiade Los Angeles 2028.
Reims, yang dikenal sebagai âKota Penobatanâ karena menjadi lokasi penobatan raja-raja Prancis pada masa lampau, dipilih sebagai lokasi Grand Depart setelah mengungguli kandidat lain, termasuk Luksemburg yang juga masuk dalam rute balapan.
âAda banyak kandidat luar biasa. Namun kami merasa penting untuk sesekali kembali memulai Tour dari wilayah Prancis,â ujar direktur balapan Christian Prudhomme kepada AFP.
Tour de France tahun ini akan dimulai dari Barcelona, sedangkan edisi 2027 mengambil start di Edinburgh dengan tiga etape awal berlangsung di Britania Raya.
Bagi Reims, ini bukan kali pertama menjadi bagian penting dalam sejarah Tour de France. Kota tersebut pernah menjadi lokasi etape pembuka pada 1956.
Sejak saat itu, Reims telah menjadi tuan rumah sembilan finis etape dan delapan kali start etape, yang sebagian besar berakhir dengan sprint massal. Kehadiran terakhir kota tersebut dalam Tour terjadi pada 2019.
Meski rute lengkap Tour de France 2028 belum diumumkan, ASO sudah mengungkap sejumlah kota yang akan dilewati dalam empat etape pertama.
Balapan akan mengunjungi Verdun, kota yang terkenal dengan memorial Perang Dunia I, sebelum bergerak melewati kawasan hutan dan perbukitan Ardennes di timur laut Prancis.
Kota industri pertambangan seperti Metz dan Thionville juga masuk dalam agenda awal perlombaan.
Selain itu, Charleville-Mezieres, kota kelahiran penyair ternama Prancis Arthur Rimbaud, serta Epernay, pusat produksi sampanye terkenal lainnya, akan menjadi bagian dari rute.
Etape pertama diperkirakan cocok untuk para sprinter, sementara etape kedua dirancang lebih berbukit guna membuka peluang pergantian pemilik jersey kuning lebih cepat.
Setelah itu, rombongan pebalap diperkirakan bergerak menuju Luksemburg, yang kemungkinan mendapat lebih dari satu etape sebagai bentuk apresiasi atas pencalonan mereka menjadi tuan rumah Grand Depart.
Menurut Prudhomme, proposal dari Luksemburg tergolong âfantastisâ, sehingga negara kecil tersebut tetap mendapat porsi penting dalam rute Tour de France 2028.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Seixas Siap Ganggu Dominasi Pogacar dan Vingegaard di Tour de France 2026
-
Perkuat Ketahanan Pangan, Lampung Usulkan 101 Proyek Irigasi Utama
-
Tips Kembali Aktif Setelah Liburan Panjang
-
Svitolina Singkirkan Swiatek di Indian Wells, Sabalenka dan Rybakina Melaju ke Semifinal
-
Geliatkan Ekonomi Kreatif, Bank Raya Hadirkan Ekosistem Transaksi Digital di Sundown Markette Festival
-
Menarik Nih! Wamendiktisaintek Stella Ungkap AI Ternyata Bisa Berbohong
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.