- Home
-
- Megapolitan
-
- Dua Embung Baru di Jaksel ...
Dua Embung Baru di Jaksel Resmi Beroperasi, Siap Hadapi Cuaca Ekstrem Jakarta
Selasa, 19 Mei 2026, 12:55 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Embung Pemuda I dan Embung Jagakarsa di Jakarta Selatan, Selasa (19/5). Peresmian tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat pengendalian banjir dan meningkatkan konservasi sumber daya air di ibu kota.
Kedua embung itu dibangun untuk membantu menampung limpasan air ketika curah hujan tinggi terjadi di wilayah Jakarta Selatan. Selain memiliki fungsi pengendalian banjir, embung juga diproyeksikan menjadi ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.
Pramono mengatakan, pembangunan embung merupakan salah satu strategi penting dalam memperkuat sistem tata air Jakarta. Menurutnya, penambahan kapasitas tampungan air dibutuhkan untuk mengurangi potensi genangan di sejumlah titik rawan banjir.
"Keberadaan embung ini diharapkan dapat membantu mengurangi genangan sekaligus menjadi ruang yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Pramono.
Embung Pemuda I dan Embung Jagakarsa dirancang tidak hanya sebagai infrastruktur pengendali air, tetapi juga memiliki nilai ekologis dan sosial. Kawasan embung disiapkan agar dapat menjadi ruang publik yang nyaman bagi warga untuk beraktivitas.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai pembangunan embung menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam menjaga keseimbangan tata air perkotaan. Keberadaan embung dinilai mampu membantu memperlambat aliran air sekaligus meningkatkan daya tampung air hujan di kawasan padat penduduk.
Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, embung juga diharapkan dapat mendukung kualitas lingkungan perkotaan. Kawasan sekitar embung nantinya dapat dimanfaatkan sebagai area hijau yang membantu menjaga kualitas udara dan menciptakan ruang interaksi masyarakat.
Pramono menegaskan, penguatan infrastruktur air akan terus menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, penanganan banjir membutuhkan kombinasi pembangunan fisik, pengelolaan lingkungan, serta kolaborasi lintas wilayah.
"Pengendalian banjir harus dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Pramono.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini terus mendorong pembangunan infrastruktur berbasis lingkungan di berbagai wilayah ibu kota. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
Peresmian Embung Pemuda I dan Embung Jagakarsa turut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta aparatur wilayah Jakarta Selatan. Pemprov berharap keberadaan dua embung tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan perkotaan di Jakarta Selatan.
- embung
- Banjir Jakarta
- Pemprov DKI Jakarta
- Pengendalian Banjir
- Konservasi Air
- Embung Pemuda 1
- Embung Jagakarsa
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Empat Belas Tahun Desa Medan Mas tanpa Sekolah Dasar
-
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai 97,9 Persen, Siap Operasi Akhir Agustus
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Pemprov DKI Siapkan Lapangan Soemantri dan Banteng
-
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditarget Selesai 2028, Diproyeksi Redam Banjir 20 Persen
-
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi
-
Batal Rilis 26 Agustus, Ini Rincian Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai yang Disempurnakan
-
Arah Kebijakan MUI DKI 2025–2030 Resmi Didukung Pemprov DKI Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.