Dua Kapal Tabrakan di Selat Singapura, Kemlu RI Cek Keberadaan WNI di Data Manifes Kapal

Selasa, 22 Sep 2026, 11:20 WIB

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Singapura memantau perkembangan tabrakan kapal First Margaux berbendera Panama dengan kapal ikan Luqing Yuanyu 108 berbendera Tiongkok di Selat Singapura pada 17 September 2026.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Senin (21/9)  menyebutkan bahwa hingga kini, KBRI Singapura belum menerima informasi atau pengaduan mengenai adanya WNI yang menjadi korban maupun terlibat dalam insiden tersebut.

Ket. Foto: Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah. — Sumber: ANTARA

Menurut Heni, KBRI masih mendalami data mengenai kewarganegaraan dan jumlah awak kedua kapal yang terlibat dalam tabrakan tersebut.

Kemlu memastikan, KBRI Singapura juga terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memperoleh informasi mengenai kondisi kedua kapal serta manifes awak.

Kemlu melalui KBRI Singapura akan segera mengambil langkah pelindungan apabila ditemukan informasi mengenai keterlibatan atau keberadaan WNI dalam insiden tersebut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.