Bukan Main, Rela Jadi Cadangan, Andakara Prastawa Malah Borong 3 Nominasi IBL Awards 2026 Sekaligus
Senin, 18 Mei 2026, 03:05 WIBJAKARTA -Â Point guard andalan Pelita Jaya Jakarta, Andakara Prastawa Dhyaksa, menorehkan pencapaian langka dengan menjadi satu-satunya pebasket yang sukses menembus tiga nominasi penghargaan individu IBL Awards 2026 sekaligus.
Pemain veteran berusia 34 tahun tersebut masuk dalam jajaran kandidat IBL Local MVP, Defensive Player of The Year, dan Sixth Man of The Year berkat kontribusi solidnya sepanjang musim reguler, meski dirinya secara tegas menyatakan bahwa ambisi membawa tim merengkuh gelar juara tetap menjadi prioritas utama di atas trofi personal.
Selain tiga nominasi tersebut, pengelola liga juga mengumumkan enam kategori penghargaan lainnya, yaitu IBL League MVP, IBL Rookie of The Year, IBL, IBL Most Improved Player, IBL Coach of The Year, IBL Sportsmanship Award 2026, dan IBL Referee of The Year 2026.
"Senang bisa masuk tiga nominasi dan kalau nanti dapat award, ya alhamdulillah, itu bisa menjadi penambah (booster) semangat buat menuju playoff," kata point guard yang kerap disapa Prastawa itu saat dihubungi ANTARA, di Jakarta, Minggu.
Dia menilai, kategori seperti Defensive Player maupun Local MVP tidak dapat diraih tanpa dukungan rekan-rekan setim yang tampil konsisten.
Pencalonan itu tidak terlepas dari kontribusi seluruh rekan setim, khususnya dalam membangun pertahanan solid yang menjadi kekuatan Pelita Jaya sepanjang musim reguler.
Terbukti, tambah dia, rekor laga 18-2 (menang-kalah) merupakan buah dari kerja sama yang solid dari semua pemain.
Terkait perannya yang lebih banyak dimulai sebagai pemain cadangan, Prastawa menegaskan hal tersebut murni kebutuhan dalam strategi tim.
"Dari roster yang ada, saya dibutuhkannya dari bench, jadi saya jalani saja sesuai kebutuhan tim," ujar pemain yang pernah dua kali meraih penghargaan Sixth Man, yakni pada edisi 2013 dan 2016 bersama Aspac Jakarta.
Pemain berumur 34 tahun itu menegaskan, penghargaan individu hanyalah bonus.
Dia mengaku bersyukur bisa masuk dalam tiga nominasi tersebut, tetapi dengan tegas menyatakan bahwa target utama tetap membawa timnya meraih gelar juara.
Sebab fokus utama adalah menghadapi putaran pertama playoff, yang dimulai pada Sabtu (23/5).
Sementara itu, untuk kategori IBL Local MVP, Andakara Prastawa Dhyaksan akan bersaing dengan Yudha Saputera (Satria Muda Pertamina Bandung), Rio Disi (Dewa United Banten), Yesaya Saudale (Tangerang Hawks Basketball), dan Antoni Erga (Bogor Hornbills.
Kemudian untuk defensive player, dia bersaing dengan Yudha Saputera, Hendrick Xavi Yonga (Pelita Jaya Jakarta), Fhirdan Guntara (Bogor Hornbills), dan Dame Diagne (Satria Muda Pertamina Bandung).
Terakhir, dalam kategori sixth man, spesialis tembakan tiga angka itu bersaing dengan Rio Disi, Fhirdan Guntara, Sandy Ibrahim Azis (Satria Muda Pertamina Bandung), dan Sulthan Fauzan (Tangerang Hawks Basketball).
- pelita jaya jakarta
- basket indonesia
- andakara prastawa
- ibl awards 2026
- ibl local mvp
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Bank Jakarta Siap Dukung Pelita Jaya Jakarta Arungi Musim Kompetisi Bola Basket 2026
-
Dishub Kota Bandung Perketat Pengawasan Parkir Liar Selama Ramadan dan Libur Idulfitri
-
Dorong Kesejahteraan Warga, Papua Tengah Maksimalkan Kebijakan Otda
-
Gandeng Startup, Kemenperin Perluas Akses Kerja Penyandang Disabilitas di Industri
-
Skuad Mengerikan, Yudha Saputera Pilih Para 'Monster' untuk Tim Biru IBL All-Star 2026
-
Program Basketball for Good untuk siswa sekolah di Indonesia
-
IHSG Menguat, Tapi Investor Tahan Napas: Pertemuan AS–Iran Jadi Penentu Arah Pasar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.