Persija Bungkam Persik 3-1, Mauricio Souza Puji Peran Pemain Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026, 03:00 WIB

Jakarta - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menilai pergantian pemain pada babak kedua menjadi kunci kemenangan timnya saat mengalahkan Persik Kediri dengan skor 3-1 dalam laga pekan ke-33 Super League di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (16/5).

“Hari ini pemain pengganti membuat perbedaan besar bagi tim kami,” ujar Souza seperti dikutip dari laman Persija.

Ket. Foto: Pesepak bola Persija Jakarta Muhammad Rayhan Hannan (kiri) melakukan selebrasi bersama rekan satu timnya usai mencetak gol ke gawang Persik Kediri pada pertandingan BRI Super League di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (16/5). — Sumber: Antara

Pada menit ke-54, Souza memasukkan Gustavo Almeida dan Maxwell untuk menggantikan Mauro Zijlstra dan Alaeddine Ajaraie.

Delapan menit kemudian, ia kembali melakukan pergantian dengan memasukkan Van Basty Sousa dan Witan Sulaeman menggantikan Jean Mota dan Jordi Amat.

Pergantian tersebut terbukti efektif setelah Persija berhasil membalikkan keadaan pada babak kedua.

Sebelumnya, Persik sempat unggul lebih dulu melalui gol Jose Enrique Rodriguez pada menit ke-23.

Namun, dua menit berselang, Muhammad Rayhan Hannan sukses menyamakan kedudukan untuk Persija sehingga skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, tempo permainan meningkat dan lini serang Persija tampil lebih tajam setelah pergantian pemain dilakukan.

Hasilnya, Gustavo Almeida membawa Persija berbalik unggul melalui sundulan memanfaatkan umpan Maxwell pada menit ke-64.

Tak lama kemudian, striker asal Brasil itu kembali mencetak gol setelah menerima umpan dari Witan Sulaeman untuk membawa Persija unggul 3-1.

“Ada momen ketika mereka lebih baik dari kami, tetapi secara keseluruhan kami lebih mengendalikan permainan,” kata Souza.

Ia menilai kemenangan tersebut menjadi hiburan bagi Jakmania setelah harapan juara Persija pupus usai kalah 1-2 dari Persib Bandung pada laga sebelumnya.

“Kami bisa mencetak gol dan pulang membawa tiga poin. Para pemain layak mendapat apresiasi karena bekerja keras sepanjang pertandingan,” ujarnya.

Dengan kemenangan ini, Persija tetap berada di peringkat ketiga klasemen Super League dengan koleksi 68 poin dan masih menyisakan satu laga kandang melawan Semen Padang.

Sementara itu, pelatih Persik Marcos Reina Torres mengakui kualitas pemain Persija menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.

“Kami sempat punya momentum bagus di babak kedua, tetapi Persija memiliki pemain berkualitas. Perbedaan kualitas itu terlihat jelas,” kata Torres.

Ia menyebut dua gol cepat yang dicetak Persija membuat para pemain Persik berada dalam tekanan hingga akhirnya kesulitan bangkit.

Meski kalah, Torres tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya dan meminta tim tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.

Persik kini berada di peringkat ke-12 klasemen Super League dengan 39 poin.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.