Perayaan Kenaikan Yesus Kristus Berjalan Lancar

Jumat, 15 Mei 2026, 03:42 WIB

TANGERANG – Perayaan dan ibadah kenaikan Yesus Kristus di Kota Tangerang berjalan khidmat dan lancar. Kepastian ini disampaikan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten.

“Kami menerjunkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan setiap titik peribadatan Kristiani,” tutur Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Kamis.

Ket. Foto: Umat Nasrani mengikuti ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral, Jakarta, Kamis (14/5). Gereja Katedral Jakarta menyelenggarakan empat sesi ibadah pada perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus yaitu pada jam 08.30, 11.00, 16.30, dan 19.00 WIB yang pada setiap sesinya dapat diikuti sekitar 1.500 umat. — Sumber: ANTARA/Sulthony Hasanuddin

“Pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada momentum hari besar keagamaan,” tambahnya. 

Andi menjelaskan, untuk pelaksanaan pengamanan dilakukan di berbagai titik tersebut juga dibantu unsur TNI, Satpol PP, Dishub, hingga pengamanan internal gereja.

Menurutnya, selain melakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas, personel juga melaksanakan patroli. Mereka juga sterilisasi di area gereja sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

“Menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Selama pelaksanaan ibadah, situasi di sejumlah gereja di wilayah hukum Polresta Tangerang terpantau aman, tertib, dan kondusif.  «Petugas kepolisian juga dipastikan berjaga di pintu masuk gereja serta membantu kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah,” tambahnya.

4 Kali Misa

Sementara itu, Gereja Katedral Jakarta menggelar empat kali Misa pada Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus. Kepolisian memperketat pengamanan di 860 tempat ibadah di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kamis. “Ada empat kali misa di Gereja Katedral Jakarta, yakni pukul 08.30, 11.00, 16.30, dan 19.00 WIB,” kata Pastor Rekan Gereja Katedral Jakarta, Yohanes Deodatus.

Ia mengatakan Gereja Katedral tidak menyiapkan tenda tambahan seperti saat Paskah atau Natal karena misa digelar dalam empat sesi.

“Pada hari raya ini ada empat kali misa. Jadi umat masih bisa terbagi dan tidak terlalu kesulitan,” katanya. Pada misa pukul 08.30 WIB, sekitar 2.300 umat menghadiri perayaan ­tersebut.

“Umat di dalam gereja sekitar 800 orang. Sedangkan di area luar sekitar 1.500 orang hadir di setiap misa,” katanya. Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus kepada umat Kristiani Indonesia.

Menag berharap momentum keagamaan itu memperkuat nilai kedamaian, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia mengatakan Hari Kenaikan Yesus Kristus menjadi pengingat pentingnya menjaga persaudaraan dan memperluas kontribusi umat beragama dalam kehidupan sosial.

Nasaruddin juga mengajak umat Kristiani berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui penguatan solidaritas, kepedulian sosial, dan kerja sama lintas masyarakat. “Nilai agama perlu dihadirkan dalam tindakan nyata yang bermanfaat bagi lingkungan. Mari menjaga harmoni, memperkuat persatuan, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengamankan sekitar 860 tempat ibadah di wilayah hukumnya. Selain pengamanan gereja, polisi juga melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas di titik keramaian, termasuk kawasan wisata dan pusat perbelanjaan selama libur panjang.

Polda Metro Jaya juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan mulai dari kemacetan, kriminalitas, hingga penyebaran hoaks dan isu provokatif di media sosial. Kepolisian mengimbau masyarakat tetap berhati-hati selama libur panjang, mematuhi aturan lalu ­lintas. Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.