IdeaFest 2026 Usung Tema “ReHumanize,” Soroti Pentingnya Kreativitas dan Empati di Era AI
Kamis, 14 Mei 2026, 14:58 WIBJAKARTA â IdeaFest 2026 kembali digelar pada tahun ini dengan mengangkat tema âReHumanizeâ, sebuah ajakan untuk menempatkan kembali manusia sebagai pusat inovasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (AI).
Memasuki tahun ke-15 penyelenggaraannya, festival kreatif tahunan tersebut akan berlangsung pada 4-6 September 2026 di Jakarta Convention Center dengan skala acara yang lebih besar dan program yang diklaim semakin relevan dengan dinamika industri kreatif dan masyarakat saat ini.
Selama lebih dari satu dekade, IdeaFest 2026 dikenal sebagai ruang kolaborasi lintas industri yang mempertemukan inovator, kreator, entrepreneur, hingga pemimpin industri dari berbagai sektor seperti film, musik, fashion, teknologi, politik, kuliner, olahraga, komedi, hingga budaya populer.
Co-chair IdeaFest 2026, Desy Bachir, mengatakan tema âReHumanizeâ dipilih sebagai respons terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat dan memengaruhi cara manusia hidup, bekerja, serta berinteraksi.
Menurutnya, di tengah kemajuan AI, kualitas manusia seperti empati, intuisi, kreativitas, dan pemahaman budaya justru menjadi nilai yang tidak dapat digantikan mesin.
âTema âReHumanizeâ merupakan sebuah gerakan kolektif yang relevan di tengah percepatan teknologi saat ini. Kami percaya bahwa di balik setiap inovasi, harus selalu ada nilai kemanusiaan sebagai fondasi,â ujar Desy dalam keterangannya pada hari Rabu (13/5).
Ia menambahkan, tanpa nilai kemanusiaan, teknologi berisiko kehilangan arah dan makna. Karena itu, IdeaFest ingin menghadirkan ruang diskusi lintas industri yang mendorong inovasi tetap berorientasi pada manusia atau human-centered.
AI Kian Dekat dengan Kehidupan Masyarakat
Perkembangan pemanfaatan AI di Indonesia dinilai semakin signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan studi PwC Indonesia, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI dalam aktivitas profesional selama satu tahun terakhir, sementara 16 persen di antaranya menggunakannya setiap hari.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa teknologi AI kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat dan membutuhkan pendekatan yang lebih inklusif serta berorientasi pada manusia.
Melihat perkembangan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison turut mendukung penyelenggaraan IdeaFest 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemanfaatan AI yang lebih relevan dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Ovidia Nomia, mengatakan kreativitas dan koneksi antarmanusia justru menjadi semakin penting di tengah perkembangan AI yang sangat cepat.
âTeknologi dapat membantu mempercepat banyak hal, tetapi ide, empati, dan perspektif manusia tetap menjadi hal yang tidak tergantikan. AI seharusnya memperluas potensi manusia, bukan mengambil alih perannya,â ucap Ovidia.
Menurut dia, IdeaFest menjadi ruang yang relevan untuk mempertemukan kreativitas, teknologi, dan kolaborasi lintas industri dalam membentuk masa depan yang lebih inklusif dan bermakna.
Indosat juga menilai manusia harus tetap menjadi pengarah utama dalam pemanfaatan teknologi, sementara AI hadir untuk memperkuat kemampuan, kreativitas, dan dampak yang dapat dihasilkan manusia.
Hadirkan Program Baru dan Ratusan Brand Lokal
Selain menghadirkan pembicara inspiratif dari berbagai bidang, IdeaFest 2026 tahun ini juga memperkenalkan program baru bertajuk âJKTGO SUPER CRAZY FESTIVALâ hasil kolaborasi bersama JKT GO.
Program tersebut merupakan bazar kurasi yang menghadirkan lebih dari 200 brand lokal sebagai wadah bagi pelaku usaha kreatif untuk berkembang dan memperluas pasar.
Co-Founder JKT GO, Ian Eryanto Wongso, mengatakan konten dan pengalaman yang memiliki dampak kuat selalu berkaitan dengan konteks budaya dan emosi manusia.
âMelalui IdeaFest Picks, kami ingin menghadirkan pengalaman yang meaningful dan relevan dengan kehidupan masyarakat untuk menjaga koneksi autentik di tengah dunia digital yang serba cepat,â katanya.
Sementara itu, Founder of Creative Prompt sekaligus salah satu IdeaFest Speakers, Patrick Effendy, menilai tantangan terbesar saat ini bukan hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi memahami bagaimana teknologi dapat memberikan nilai nyata bagi manusia.
âInovasi harus dimulai dari masalah manusia, bukan teknologi itu sendiri, karena kreativitas, intuisi, dan pengambilan keputusan tetap menjadi keunggulan yang tidak tergantikan,â tutur Patrick.
Dorong Industri Kreatif Lebih Human-Centered
Melalui penyelenggaraan tahun ini, IdeaFest 2026 ingin mendorong perubahan cara pandang dalam industri kreatif bahwa keberhasilan inovasi tidak hanya diukur dari kecanggihan teknologi, tetapi juga dampaknya terhadap kehidupan manusia.
Penyelenggara berharap kolaborasi lintas sektor, ekspansi kegiatan ke berbagai kota seperti Surabaya, serta kehadiran program seperti IdeaFriends dan JKTGO SUPER CRAZY FESTIVAL dapat memperkuat posisi IdeaFest sebagai katalis perkembangan industri kreatif nasional.
IdeaFest juga mengajak para kreator, pelaku industri, komunitas, dan masyarakat luas untuk menjadi bagian dari gerakan âReHumanizeâ dalam menciptakan masa depan yang lebih inklusif, empatik, dan bermakna di tengah perkembangan teknologi digital.
Sebagai informasi, IdeaFest 2026 tahun ini didukung oleh PT Pertamina (Persero) dan Indofood melalui sejumlah merek seperti Indomie, Pop Mie, Indomilk, dan Chitato Lite sebagai official sponsor. Tiket IdeaFest 2026 sudah dapat dibeli melalui Loket.com dengan harga mulai Rp350 ribu.
- Teknologi Digital
- Industri Kreatif
- Kreativitas
- Indosat Ooredoo Hutchison (IOH)
- Festival Kreatif
- Inovasi
- kecerdasan buatan (AI)
- Ekonomi Kreatif
- Startup Indonesia
- Budaya populer
- ReHumanize
- IdeaFest 2026
- human centered innovation
- generasi digital
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif subsektor kuliner
-
Perjalanan Cahaya Manthovani Membangun Creative Movement Berbasis Dampak Sosial
-
Infrastruktur Siap AI Penting untuk Dorong Ekonomi Digital Indonesia
-
East Ventures: Transformasi Digital Indonesia Harus Berujung pada Nilai Ekonomi Nyata
-
Komoditas ekonomi kreatif nasional dari rotan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.