Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mencekam, Asap kebakaran Jakbar Berpotensi Racun, Damkar Terpaksa Turunkan Robot Pemadam

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 05:27 WIB | Oleh:
Mencekam, Asap kebakaran Jakbar Berpotensi Racun, Damkar Terpaksa Turunkan Robot Pemadam Doc: antara foto
Ket. Kebakaran di wilayah Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (11/5) malam.

JAKARTA - Suasana mencekam menyelimuti wilayah Tegal Alur, Kalideres pada Senin (11/5) malam. Hal itu seiring adanya potensi racun. Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat terpaksa menurunkan robot untuk memadamkan kebakaran gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres.

Operasi robot pemadam dilakukan menyusul potensi gas beracun dari material yang terbakar dalam bangunan, yakni botol-botol berisi bahan kimia atau gas.

"Ya, salah satu fungsi unit robotik ini adalah untuk menghindarkan personel berhadapan langsung dengan potensi racun dari asap. Jadi kita gunakan mobil robotik," kata Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakbar, Syaiful Kahfi kepada wartawan di lokasi, Senin (11/5) malam.

Namun demikian, operasi robot pemadam yang membutuhkan tekanan air tinggi membuat unit itu harus ditarik setelah setengah jam beroperasi. Pemadaman pun kembali dilanjutkan secara manual.

"Nanti mungkin saat proses pendinginan, unit robotiknya baru kita mainkan lagi," tutur Syaiful.

Potensi gas berbahaya dari asap kebakaran pun membuat petugas pemadam mengenakan masker khusus saat melalukan pemadaman manual.

Selain robot pemadam, pihak Syaiful juga mengoperasikan nozzle dari berbagai sisi pergudangan yang terbakar.

Meskipun terkendala sumber air, kata Syaiful, strategi ini efektif untuk mencegah api merembet ke arah bangunan lain.

"Jadi, kita memadamkan dari berbagai sisi secara maksimal. Ada penembakan dari dua nozzle di titik tersebut, dua nozzle di tengah, dua nozzle di samping, dan dua nozzle di depan. Kurang lebih total ada 10 nozzle yang kita operasikan," kata dia.

Pihaknya menerjunkan total 25 unit mobil pemadam dan 125 personel dengan gabungan dari Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

"Total ada 22 unit dari Jakarta Barat dan 3 unit dari Jakarta Utara. Karena ada warga yang melapor juga ke Kantor Sektor Kamal, jadi mereka memberangkatkan lebih dulu tiga unit yang posisinya persis berada di belakang lokasi," jelas dia.

Belum dapat dipastikan apakah bangunan-bangunan gudang yang terbakar tersebut merupakan satu kesatuan atau milik pihak yang berbeda.

Kendati demikian, ia memastikan sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat insiden ini.

"Untuk sementara nihil, tidak ada korban. Mudah-mudahan tidak ada korban jiwa," papar Syaiful.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
OKK PWI Jaya Angkatan ke-24...
PLN Tegaskan Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa Berangsur Normal

PLN Tegaskan Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa Berangsur Normal

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Peluang Melemah Terbuka, 22 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.