Dinkes: Suspek Hantavirus di Kulon Progo Dipastikan Negatif
Senin, 11 Mei 2026, 14:55 WIBKULON PROGO - Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo memastikan kasus suspek hantavirus pada seorang warga di Kulon Progo dinyatakan negatif. Ini setelah hasil pemeriksaan laboratorium dari Kementerian Kesehatan RI keluar.
Kepala Dinkes Kulon Progo, Susilaningsih, mengatakan hasil tersebut telah diterima dua hari sebelum pernyataan resmi disampaikan.
âPada tahun 2026 ini memang ada suspek hantavirus, tetapi hasilnya sudah keluar dua hari lalu dan hasilnya negatif,â ujar dia, Minggu (10/5).
Ia menjelaskan, warga yang sebelumnya diduga terinfeksi telah menjalani pemeriksaan laboratorium Kemenkes. Hasilnya telah diklarifikasi oleh Dinkes Kulon Progo bersama Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
âJadi di Kulon Progo tidak ada kasus di manusia yang positif hantavirus,â kata dia.
Meski hasil pemeriksaan negatif, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit zoonosis tersebut, terutama dari hewan pengerat seperti tikus.
Menurut Susilaningsih, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi langkah penting untuk mencegah penularan. Warga dianjurkan mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas di sawah atau mengikuti kerja bakti lingkungan.
âSelalu terapkan PHBS dan jaga kebersihan lingkungan agar tikus tidak masuk ke rumah. Penularan bisa terjadi melalui luka, kencing tikus, dan sebagainya,â kata dia.
Selain itu, masyarakat juga diimbau menutup makanan, membersihkan sarang tikus di sekitar rumah. Serta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
Berdasarkan data 2025, kasus hantavirus pertama kali ditemukan di DIY pada enam orang melalui surveilans sentinel rutin. Seluruh pasien dinyatakan sembuh tanpa adanya kasus kematian, dan tidak ditemukan kasus lanjutan.
Sementara hingga awal 2026, belum ada laporan kasus positif hantavirus dari hasil surveilans sentinel yang telah diperiksa laboratorium. ils/I-1
- Dinas Kesehatan (Dinkes)
- Hantavirus
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Bersihkan Lingkungan! Dinkes Tangsel Minta Warga Waspadai Risiko Terpapar Hantavirus
-
Spanyol Izinkan Kapal Pesiar yang Terjangkit Hantavirus Berlabuh di Kepulauan Canary.
-
Dinkes DIY Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus Hingga Awal Mei 2026
-
Polres Karimun Patroli di SPBU Antisipasi Kepanikan Pembelian BBM
-
Wabah Misterius di Kapal Pesiar Atlantik: 3 Tewas, Hantavirus Diduga Jadi Penyebab
-
Palembang Uji Napas Baru: CFD Hadir di Ikon Jembatan Ampera, Catat Tanggal Mulainya!
-
Arus Mudik Tol Cikampek Padat, Jasa Marga Minta Pemudik Cek CCTV dan Travoy
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.