Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026, Ajukan Sejumlah Syarat kepada Tuan Rumah
Minggu, 10 Mei 2026, 06:10 WIBTEHERAN, IRAN - Federasi sepak bola Iran memastikan tim nasional pria mereka tetap akan ambil bagian dalam Piala Dunia 2026. Namun, Teheran meminta tuan rumah bersama yakni Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada memenuhi sejumlah syarat di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah.
Pernyataan tersebut muncul setelah Kanada menolak memberikan izin masuk kepada ketua federasi sepak bola Iran bulan lalu menjelang Kongres FIFA. Penolakan itu dikaitkan dengan hubungan pejabat tersebut dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sayap ideologis militer Iran yang ditetapkan Kanada sebagai organisasi teroris pada 2024.
Kepastian keikutsertaan Iran di Piala Dunia sempat dipertanyakan sejak pecahnya konflik di kawasan Timur Tengah pada Februari lalu, menyusul serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
âKami pasti akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026, tetapi negara tuan rumah harus mempertimbangkan kekhawatiran kami,â tulis federasi sepak bola Iran dalam pernyataan resminya.
âKami akan mengikuti turnamen Piala Dunia tanpa mundur sedikit pun dari keyakinan, budaya, dan prinsip kami.â
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengatakan pemerintah Iran memiliki 10 syarat untuk menghadiri ajang sepak bola terbesar dunia tersebut. Salah satu tuntutan utama adalah jaminan perlakuan yang adil terhadap delegasi Iran sepanjang turnamen.
Iran meminta kepastian pemberian visa bagi seluruh anggota tim, penghormatan terhadap bendera dan lagu kebangsaan mereka, serta pengamanan ketat di bandara, hotel, dan jalur menuju stadion tempat pertandingan berlangsung.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio sebelumnya menegaskan para pemain Iran akan diterima untuk tampil di turnamen tersebut. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pemerintah AS masih bisa menolak masuk anggota delegasi yang memiliki hubungan dengan IRGC, yang juga dikategorikan Washington sebagai organisasi teroris.
âSeluruh pemain dan staf teknis, khususnya mereka yang pernah menjalani wajib militer di IRGC seperti Mehdi Taremi dan Ehsan Hajsafi, harus mendapatkan visa tanpa kendala,â ujar Taj kepada televisi pemerintah Iran.
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya telah menegaskan Iran tetap akan memainkan pertandingan Piala Dunia mereka di Amerika Serikat sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Iran dijadwalkan bermarkas di Tucson, Arizona, selama turnamen berlangsung. Mereka tergabung di Grup G bersama New Zealand, Belgium, dan Egypt.
Tim berjuluk Team Melli itu akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia dengan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni.
âTidak ada kekuatan eksternal yang bisa mencabut hak Iran untuk tampil di turnamen yang mereka raih lewat perjuangan dan prestasi,â tegas federasi sepak bola Iran.
- FIFA
- Iran
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Uruguay Tertahan Perlawanan Gigih Arab Saudi, Persaingan Grup H Piala Dunia 2026 Makin Terbuka
-
Ancelotti Bawa Harapan Baru, Brasil Uji Kekuatan Maroko di Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Inggris Tutup Persiapan Piala Dunia 2026 Lawan Kosta Rika, Tuchel Cari Formula Terbaik
-
Meriahkan Piala Dunia 2026, Warga Ambon Diajak Nobar Bersama di Mapolresta
-
Pantai Gading vs Ekuador: Pertarungan Dua Kekuatan yang Memburu Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Timnas Inggris Menuju Piala Dunia 2026: Generasi Emas The Three Lions Siap Memburu Mahkota Dunia
-
Piala Dunia 2026 Segera Dimulai, FIFA Hadapi Gelombang Kritik di Tengah Euforia Sepak Bola
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.