Teleskop James Webb Ungkap Planet Neraka Mirip Merkurius, Suhunya Capai 725 Derajat
📅 Jumat, 08 Mei 2026, 19:20 WIB | Oleh: AndesSuhu di sisi siang planet yang terus-menerus terkena panas bintang mencapai sekitar 725 derajat Celsius. Sementara itu, tidak terdeteksi panas di sisi malam planet.
Webb memungkinkan para peneliti mendeteksi cahaya inframerah yang berasal langsung dari permukaan planet.
“Batuan berbeda memiliki sidik spektrum yang berbeda, sama seperti atmosfer. Batuan vulkanik gelap seperti basal jauh lebih cocok dengan pengamatan kami dibanding batuan terang kaya silika seperti granit,” kata Zieba.
Permukaan Merkurius dan Bulan diketahui didominasi batuan basal.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Di Bumi, pembentukan granit dalam skala besar berkaitan dengan air dan tektonik lempeng,” ujar Zieba, merujuk pada proses pergerakan lempeng besar pembentuk permukaan Bumi.
Menurut dia, jika suatu hari ditemukan permukaan mirip granit di eksoplanet, hal itu memang tidak otomatis menandakan adanya kehidupan, tetapi dapat menunjukkan sejarah geologi yang lebih mirip Bumi dibanding planet lain.
Kemungkinan lain yang sesuai dengan hasil pengamatan adalah permukaan batuan vulkanik yang relatif baru terbentuk. Namun, para peneliti tidak menemukan gas vulkanik seperti sulfur dioksida yang biasanya berkaitan dengan aktivitas vulkanik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tanpa atmosfer, planet itu hampir tidak memiliki perlindungan dari radiasi bintang maupun partikel bermuatan dari bintang induknya. Kondisi tersebut juga membuat air cair, yang dianggap penting bagi kehidupan, tidak mungkin ada di sana.
“Secara keseluruhan, planet ini hampir pasti bukan dunia yang layak huni,” kata Zieba.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!