Kompany Langsung Bidik Liga Champions Musim Depan usai Bayern Tersingkir
Jumat, 08 Mei 2026, 00:30 WIBMUNICH - Kegagalan Bayern Munich melaju ke final Liga Champions belum membuat Vincent Kompany kehilangan semangat. Pelatih Bayern itu menegaskan dirinya sudah termotivasi untuk kembali memburu trofi Liga Champions musim depan.
Bayern harus mengubur mimpi tampil di final setelah bermain imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain di Munich, Kamis (7/5) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat PSG lolos dengan agregat 6-5 setelah mempertahankan keunggulan tipis dari leg pertama di Paris.
Klub asal Prancis itu kini akan menghadapi Arsenal pada partai final di Budapest.
Meski tersingkir secara menyakitkan, Kompany menegaskan rasa kecewanya tidak akan berlangsung lama.
âSaya sudah termotivasi untuk musim depan. Saya tahu betapa sulitnya memenangkan trofi ini dan saya tahu semuanya ditentukan oleh detail-detail kecil,â ujar Kompany.
âSaya yakin kami akan berkembang satu langkah lagi musim depan,â lanjut pelatih berusia 40 tahun tersebut.
Kompany juga memastikan Bayern akan tetap mempertahankan filosofi permainan menyerang mereka ketika kembali tampil di Liga Champions musim depan.
Musim ini menjadi perjalanan yang cukup luar biasa bagi mantan kapten Manchester City tersebut. Dua tahun lalu ia sempat terdegradasi dari Liga Inggris bersama Burnley, tetapi kini sukses membangun Bayern menjadi salah satu tim paling solid di Eropa.
Kompany bahkan dinilai mampu melewati dinamika politik internal klub yang sebelumnya menyulitkan pelatih-pelatih seperti Thomas Tuchel dan Julian Nagelsmann.
Pada semifinal melawan Bayern, PSG langsung mengejutkan publik Allianz Arena lewat gol cepat Ousmane Dembele hanya 140 detik setelah kick-off. Bayern baru mampu membalas melalui Harry Kane pada masa injury time, tetapi gol tersebut datang terlalu terlambat.
Kekalahan itu menjadi salah satu dari hanya tiga kekalahan Bayern dalam 52 pertandingan musim ini. Menariknya, dua di antaranya terjadi saat menghadapi dua finalis Liga Champions musim ini.
Gelandang Joshua Kimmich bahkan menyebut skuad Bayern saat ini sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ia rasakan.
âSaat duduk di ruang ganti, saya merasa tim ini sebenarnya mampu memenangkan Liga Champions, hanya saja bukan musim ini,â kata Kimmich.
âIni adalah musim terkuat yang pernah kami jalani, bahkan lebih baik dibanding musim ketika kami meraih treble,â tambahnya.
Bayern memang tengah berada dalam fase âharus menang sekarangâ. Kedatangan winger Luis Diaz dari Liverpool dengan nilai transfer sekitar 70 juta euro atau sekitar 1,3 triliun rupiah menjadi bukti ambisi besar klub Bavaria tersebut.
Sebelumnya Bayern juga mendatangkan Kane dari Tottenham Hotspur dengan rekor transfer klub senilai 100 juta euro atau sekitar 1,9 triliun rupiah.
Dengan Kane yang akan berusia 33 tahun pada Juli mendatang dan kapten veteran Manuel Neuer yang kini berusia 40 tahun, muncul anggapan bahwa waktu Bayern untuk kembali berjaya di Eropa mulai menipis.
Meski demikian, mayoritas pemain inti Bayern masih berada dalam usia emas sehingga klub tetap diyakini mampu bersaing di level tertinggi musim depan.
Bayern juga sudah memastikan gelar Bundesliga secara beruntun dan berpeluang besar meraih trofi DFB-Pokal pertama mereka dalam enam tahun terakhir.
Namun seperti PSG, ukuran kesuksesan Bayern tetap ditentukan oleh pencapaian di Liga Champions.
Kane mengakui trofi Liga Champions menjadi target utama dalam kariernya. Dalam tiga musim bersama Bayern, striker Inggris itu dua kali mencapai semifinal dan sekali lolos ke perempat final. Satu-satunya final Liga Champions yang pernah dimainkan Kane terjadi pada 2019 bersama Tottenham saat kalah 0-2 dari Liverpool.
âKami menjalani musim yang sangat kuat. Di Liga Champions semuanya bisa ditentukan oleh margin yang sangat kecil,â ujar Kane.
âKami bermimpi memenangkan semua trofi karena kami cukup bagus untuk melakukannya. Itu sebabnya kekalahan ini terasa sangat menyakitkan. Namun kami tidak bisa dinilai hanya dari satu pertandingan. Kami menjalani musim yang fantastis dan pantas bangga dengan apa yang telah dicapai sejauh ini,â tutupnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Neuer Cedera Lagi, Bayern Cemas Jelang Final Piala Jerman
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Diburu Madrid dan Bayern, Josko Gvardiol Dipagari Kontrak Baru oleh Manchester City
-
Melon Hidroponik Jadi Andalan Baru Desa Wisata di Purbalingga
-
Bandara Lombok Telah Melayani Keberangkatan 5.862 Calon Haji di NTB
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.