Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

140 Peserta Ikuti Seleksi Imam Kelurahan Makassar, Ini Syarat Utamanya

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 05:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
140 Peserta Ikuti Seleksi Imam Kelurahan Makassar, Ini Syarat Utamanya Doc: Antara
Ket. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama para panitia, peserta calon imam masjid pada kegiatan Seleksi Calon Imam Kelurahan Kota Makassar Tahun 2026 yang digelar Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Makassar, Rabu (6/5).

Makassar - Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Munafri Arifuddin menegaskan imam di kelurahan wajib bersikap toleran, selain harus memiliki standar utama lainnya yakni kemampuan membaca Al Quran merupakan syarat mutlak yang tidak bisa dikompromikan.

Selain kompetensi keagamaan, Munafri juga menggarisbawahi pentingnya sikap toleransi. Menurutnya, imam bukan hanya pemimpin ibadah, tetapi juga figur sosial yang harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat yang heterogen di Kota Makassar.

"Kita hidup di tengah masyarakat yang majemuk. Imam harus hadir sebagai penyejuk," ujarnya saat membuka kegiatan Seleksi Calon Imam Kelurahan Kota Makassar Tahun 2026 yang digelar Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Makassar, Rabu (6/5).

Dia menyampaikan komitmen pemerintah kota menghadirkan imam kelurahan yang berkualitas melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan berintegritas.

Adapun pada seleksi tahun ini sebanyak 140 peserta dari 103 kelurahan mengikuti tahapan seleksi yang meliputi administrasi, tes tertulis, wawancara, serta kemampuan baca tulis Al Quran. Dari jumlah tersebut hanya 103 orang yang akan diterima sebagai imam kelurahan untuk periode 2026–2029.

Munafri menambahkan kegiatan seleksi calon imam kelurahan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam memperkuat peran keagamaan di tengah masyarakat.

Lebih jauh dia menegaskan bahwa peran imam sangat strategis dan tidak terbatas pada memimpin shalat lima waktu.

Munafri menginginkan masjid dapat berfungsi sebagai pusat pembinaan umat, ruang musyawarah sosial, hingga wadah pembentukan generasi muda Qurani.

Imam diharapkan tidak hanya menjadi pemimpin ibadah, tetapi juga teladan dalam kehidupan sosial, pembimbing umat, serta penjaga nilai-nilai moral dan spiritual di lingkungannya.

Wali Kota Munafri mengapresiasi penyelenggaraan seleksi calon imam tersebut dan berharap seluruh tahapan seleksi berjalan lancar, transparan, dan mampu menghasilkan imam-imam berkualitas yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan spiritual masyarakat Kota Makassar.

Secara khusus ia juga mengingatkan para penguji agar menjaga integritas dalam proses seleksi, bahwa kualitas imam yang dihasilkan merupakan cerminan dari kualitas dan integritas para penguji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menyedihkan, Gajah Kembali Harus Mati

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Menyedihkan, Gajah Kembali ...
Nasional
Hilirisasi Pertanian Sangat...
Megapolitan
Asalkan Berdasar Data dan F...
Olahraga
Panrest Bintara Jawara Keju...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.