Verstappen Akui Red Bull Masih Tertinggal Usai Finis Kelima di Miami
Selasa, 05 Mei 2026, 00:30 WIBMIAMI â Juara dunia empat kali Max Verstappen mengakui bahwa timnya masih belum memiliki kecepatan yang cukup untuk bersaing memperebutkan kemenangan, meski telah membawa sejumlah peningkatan signifikan pada mobil Red Bull Racing di Grand Prix Miami, Senin (4/5) dini hari WIB.
Pembalap asal Belanda itu harus puas finis di posisi kelima setelah mengalami awal balapan yang kacau. Insiden spin pada lap pembuka membuatnya kehilangan momentum dan memaksanya melakukan pit stop lebih awal dari yang direncanakan.
âSaya kehilangan bagian belakang mobil dan mencoba meminimalkan kerugian waktu,â ujar Verstappen. âBan keras tidak bekerja dengan baik di awal dan itu sangat menyulitkan. Kami sempat turun cukup jauh di posisi.â
Meski begitu, Verstappen menilai peningkatan performa mobil mulai terasa sepanjang akhir pekan. Ia bahkan menyebut peluang finis lebih tinggi terbuka jika strategi berjalan lebih optimal. âMungkin saya bisa berada di posisi seperti Oscar (Piastri) yang finis ketiga, tapi itu selalu mudah dikatakan setelah balapan,â tambahnya.
Namun secara keseluruhan, ia tetap realistis. âKami memang sudah banyak berkembang, tapi masih ada kekurangan. Saya tidak tahu seberapa besar lagi peningkatan yang bisa kami dapatkan, tapi jelas kami belum cukup cepat untuk menang,â tegasnya.
Sementara itu, nasib kurang beruntung juga dialami rekan setimnya, Isack Hadjar. Start dari posisi paling belakang setelah didiskualifikasi pada sesi kualifikasi, Hadjar gagal menyelesaikan lomba usai mengalami kecelakaan pada lap keenam.
Mobilnya menghantam pembatas di tikungan chicane, memicu keluarnya Safety Car yang secara tidak langsung membantu Verstappen mendapatkan pit stop âmurahâ. Meski demikian, insiden tersebut menjadi pukulan besar bagi Hadjar.
âItu balapan yang sulit. Jujur saja, merusak mobil membuat saya sangat kesal,â ujarnya. âDengan performa mobil yang saya miliki, seharusnya kami bisa meraih poin dengan mudah, tapi saya justru menyia-nyiakannya.â
Hadjar mengaku tidak sepenuhnya memahami penyebab kecelakaan tersebut. âSemuanya terjadi begitu cepat. Saya tidak melihatnya datang. Mobil sudah rusak dan saya tidak bisa mengendalikannya. Ini menunjukkan betapa pentingnya tetap fokus, dan saya tidak melakukannya.â
Hasil di Miami menegaskan bahwa meski ada tanda-tanda kebangkitan, Red Bull masih harus bekerja keras untuk kembali ke jalur kemenangan di musim yang semakin kompetitif.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako
-
Program Pilah Sampah di Rorotan Berhasil Kurangi hingga 6 Ton Sampah
-
Lestari Moerdijat: Peningkatkan Literasi Anak Bangsa Harus Konsisten
-
Perbaikan Atap di Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Telah Selesai
-
PBB akan Melakukan Pemungutan Suara Soal Resolusi Selat Hormuz
-
Van Dijk Minta Maaf Usai Liverpool Dibantai Manchester City
-
Keberangkatan PPIH di Bandara Soetta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.