Liga Inggris: Chelsea Kian Terpuruk, McFarlane Tegaskan Tim Asuhannya Harus Bangkit

Selasa, 05 Mei 2026, 09:03 WIB

LONDON, INGGRIS — Pelatih interim (sementara) Calum McFarlane tetap membela komitmen para pemain Chelsea meski menelan kekalahan menyakitkan 1-3 dari Nottingham Forest dalam lanjutan Liga Inggris, Selasa (5/5) dini hari WIB.

Hasil di Stamford Bridge tersebut membuat peluang Chelsea lolos ke Liga Champions semakin menipis. The Blues kini terpuruk di peringkat kesembilan, dengan tren buruk yang semakin mengkhawatirkan.

Ket. Foto: Calum McFarlane. — Sumber: AFP

Forest tampil efektif sejak awal laga. Taiwo Awoniyi membuka keunggulan cepat dalam penampilan ke-100-nya bersama klub, sebelum Igor Jesus menggandakan skor melalui titik penalti.

Penderitaan tuan rumah bertambah ketika Cole Palmer gagal mengeksekusi penalti menjelang turun minum. Momentum pun sepenuhnya lepas dari genggaman Chelsea.

Memasuki babak kedua, Awoniyi kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan dominasi tim tamu. Gol salto spektakuler Joao Pedro di menit akhir hanya menjadi hiburan semata bagi Chelsea yang tampil di bawah standar.

Rentetan hasil buruk ini memperpanjang krisis Chelsea, yang kini menelan enam kekalahan beruntun di liga, rekor terburuk sejak 1993. Situasi tersebut menempatkan mereka di ambang kegagalan tampil di Liga Champions musim depan.

“Ini hasil dan performa yang sangat mengecewakan. Lima belas menit pertama tidak cukup baik dan itu menentukan arah pertandingan,” ujar McFarlane.

Ia mengakui sulit menjelaskan penurunan drastis performa timnya dibanding laga sebelumnya. “Kami sempat menciptakan peluang, Enzo Fernandez membentur tiang dan Palmer gagal penalti. Saat Anda memulai dengan buruk, momen seperti itu harus berpihak pada Anda, tapi tidak terjadi.”

Meski demikian, McFarlane menepis anggapan bahwa para pemain kehilangan komitmen, isu yang sempat mencuat pada era kepelatihan Liam Rosenior.

“Saya tidak melihat kurangnya usaha atau komitmen. Kami melihat mereka setiap hari dan mereka memberikan segalanya. Sekarang yang terpenting adalah merespons dan segera bangkit,” tegasnya.

Chelsea tak punya banyak waktu untuk berbenah. Selain harus memperbaiki performa di liga, mereka juga akan menghadapi Manchester City pada final Piala FA, 16 Mei mendatang.

Di tengah situasi sulit, kabar sedikit melegakan datang dari pemain muda Jesse Derry. Winger remaja itu harus ditarik keluar dengan tandu pada debut starter-nya setelah mengalami cedera kepala saat memenangkan penalti.

“Kondisinya cukup baik sejauh ini. Saya masih harus berbicara dengan tim medis, tapi tanda-tandanya positif,” kata McFarlane.

Dengan tekanan yang terus meningkat, Chelsea kini dituntut segera menemukan respons jika tidak ingin musim mereka berakhir tanpa pencapaian berarti.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.