Dapur MBG di Kampus Dinilai Representasi Program Berbasis Pengetahuan

Selasa, 05 Mei 2026, 03:07 WIB

JAKARTA - Peresmian dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kampus, dalam hal ini Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Universitas Hasanuddin, dinilai menjadi representasi dari tata kelola program publik berbasis ilmu pengetahuan.

“Ini bukan hanya dapur dalam pengertian operasional, ini adalah laboratorium hidup. Di sinilah ilmu, riset, inovasi, dan praktik bertemu dalam satu ekosistem yang utuh,” kata Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Abdul Rivai Ras dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (4/5).

Ket. Foto: Mendiktisaintek Brian Yulianto bersama Kepala BGN meresmikan Dapur MBG Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa,(28/4/2026). — Sumber: Antara

Menurut dia, pendekatan yang dilakukan di Unhas mencerminkan model ideal yang selama ini menjadi tantangan dalam program pembangunan, yakni menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan realitas implementasi di lapangan.

Ia menyebut SPPG Unhas dapat dipahami sebagai bentuk integrasi vertikal antara pusat produksi pengetahuan dan ruang aplikasinya. Mahasiswa, peneliti, dan praktisi kini bekerja dalam satu siklus yang saling menguatkan.

“Selama ini kita sering melihat riset berhenti di meja akademik, sementara praktik berjalan tanpa basis ilmiah yang kuat. Model seperti ini memutus mata rantai tersebut. Apa yang diteliti langsung diuji dan apa yang dijalankan langsung bisa diperbaiki secara ilmiah,” katanya.

Pola seperti ini, sambung dia, telah lama menjadi praktik terbaik di berbagai negara maju. Industri pendidikan tinggi terhubung erat dengan pusat produksi dan inovasi.

Kedekatan antara ruang belajar dan ruang produksi dinilai dapat menciptakan akselerasi dalam validasi teknologi, efisiensi proses, dan peningkatan kualitas hasil (output) secara berkelanjutan.

“Ketika pusat pembelajaran berdiri berdampingan dengan pusat produksi, proses inovasi menjadi jauh lebih cepat, adaptif, dan terukur. Ini yang kita lihat mulai dibangun di Unhas melalui dapur MBG,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana meresmikan SPPG di Unhas, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (28/4).

Brian Yuliarto mengatakan, fasilitas dapur yang dibangun Unhas ini merupakan langkah nyata perguruan tinggi dalam mendukung pelaksanaan program MBG sekaligus memperkuat posisi Unhas sebagai kampus mandiri.

Sementara itu, Dadan Hindayana mengapresiasi komitmen Unhas dalam merespons inisiatif strategis pemerintah. Unhas menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) pertama yang membangun SPPG.

“Keterbukaan kampus untuk terlibat dalam program MBG sangat penting karena teknologi, sumber daya manusia, dan inovasi yang dimiliki perguruan tinggi akan banyak manfaatnya untuk pengembangan program ini,” ucap Dadan.

Cegah Keracunan

Sementara itu, pemerintah terus memperkuat sistem pengawasan Program MBG sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) untuk mencegah keracunan pangan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji untuk merespons insiden keamanan pangan di Demak, Jawa Tengah, yang menyebabkan beberapa penerima sasaran 3B mengalami gangguan kesehatan.

Kemendukbangga/BKKBN juga telah mengerahkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang jumlahnya mencapai sekitar 597.287 tim di seluruh Indonesia, dengan salah satu tugas tambahan mendistribusikan program MBG 3B. Ant/S-2

  • MBG

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.