Lestari Moerdijat: Peningkatan Pemahaman Para Pendidik Kunci Keberhasilan Penerapan Deep Learning

Senin, 04 Mei 2026, 18:33 WIB

JAKARTA - Keberhasilan program pembelajaran mendalam atau deep learning yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sangat bergantung pada peningkatan pemahaman yang merata dari para pendidik hingga pemangku kebijakan di akar rumput.

"Pemahaman semua pihak terkait atas proses deep learning harus terus ditingkatkan, sehingga sistem pembelajaran tersebut dapat diimplementasikan dalam setiap proses pendidikan,” ujar Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (4/5).

Ket. Foto: Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat — Sumber: dok

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu'ti, saat memimpin upacara Hardiknas di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (2/5), menegaskan bahwa pendidikan harus menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi individu yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, serta memiliki kepribadian utama lainnya.

Untuk mencapai tujuan itu, Kemendikdasmen mendorong penerapan pembelajaran mendalam atau deep learning sebagai program prioritas.

Secara umum, pendekatan pembelajaran deep learning adalah metode pembelajaran mendalam yang berfokus pada pemahaman konsep secara intensif, bermakna (meaningful), berkesadaran (mindful), dan menyenangkan (joyful) dengan materi lebih sempit namun mendalam.

Menurut Lestari, transformasi metode pengajaran tidak bisa berjalan hanya dengan instruksi dari atas. Dibutuhkan strategi sistematis untuk mengubah paradigma pembelajaran di dalam kelas.

“Pemahaman atas proses deep learning masih banyak yang perlu dipertajam, sehingga sistem pembelajaran tersebut dapat diimplementasikan dalam setiap proses pendidikan,” ujar Rerie, sapaan akrab Lestari.

Rerie juga menekankan bahwa saat ini bukanmasanya lagi menerapkan metode mengajar yang monoton. Pendidik di era saat ini harus paham deep learning agar cara mengajarnya lebih relevan dan tidak tertinggal zaman.

Menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, pelatihan bertahap dan berkelanjutan berbasis deep learning bagi tenaga pengajar sangat penting dilakukan dalam mempersiapkan penerapan metode pembelajaran itu secara luas.

Rerie mendukung upaya pemerintah yang berencana menerapkan metode deep learning secara bertahap dengan tahapan proses antara lain pelatihan bagi pelatih tingkat nasional.

Setelah itu, melakukan diseminasi atau berbagi praktik baik, pengetahuan, dan keterampilan dari sekolah/guru penggerak kepada satuan pendidikan atau rekan sejawat lainnya.

Kemudian, jelas dia, ketika kapasitas pengajar dinilai mampu melaksanakan metode deep learning, pemerintah secara bertahap menerapkan metode deep learning di sekolah-sekolah yang ditunjuk.

Selain kesiapan aspek teknis pengajaran, tambah Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, deep learning harus ditunjang oleh lingkungan sekolah yang kondusif.

Kemendikdasmen telah menerbitkan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Rerie menilai, regulasi tersebut sebagai langkah strategis yang harus disambut dengan sosialisasi masif kepada semua pemangku kepentingan.

Rerie berharap, dengan kombinasi sejumlah langkah, antara lain pelatihan guru, sistem penerapan bertahap, dan lingkungan sekolah yang aman, penerapan metode deep learning tidak hanya sekadar wacana, tetapi benar-benar menjadi fondasi dalam mengembangkan potensi utuh peserta didik di Indonesia

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Pemkot Tangsel Umumkan Hasil SPMB SMP Negeri Malam Ini di Situs Resmi

Menkeu Minta Dunia Usaha Jalankan Bisnis Sesuai Aturan

Wisatawan Tiba-tiba Berubah Perilaku, kemudian Hilang di Air Terjun Sembilan Putri

Tim SAR Cari Nenek 68 Tahun Hilang di Hutan

Pemkot Surabaya Santuni 1.500 Anak Yatim Lintas Agama pada 10 Muharam, Eri Cahyadi Tegaskan Kepedulian Tanpa Sekat

Pemprov Sulbar Percepat Pengembangan Ekonomi Syariah

BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob

Menkeu Purbaya Suntik Dana Rp400 Triliun ke Himbara, Likuiditas Perbankan Diperkuat untuk Dongkrak Kredit UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi

Kemhan: Peserta Latsarmil SPPI yang Meninggal Bertambah Jadi Empat Orang

Menhub Klaim Pemerintah Telah Rumuskan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Disesuaikan Kondisi Global yang Mulai Stabil

Bareskrim Polri Telusuri Aliran Uang Rp13,9 Triliun di Kasus Judol Hayam Wuruk

Terbongkar! Modus Judi Berkedok Timezone di Jakarta Raup Rp2,1 Miliar per Bulan, Polda Metro Jaya Tangkap 69 Tersangka

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, PHRI Berharap Harga Tiket Pesawat ke Aceh Bisa Lebih Murah

Mahasiswa Doktor UI Kembangkan Model Cerdas Penentuan Lokasi SPKLU, Prediksi Adopsi Mobil Listrik Jadi Kunci Infrastruktur Masa Depan

Kapolri Promosikan Pengungkap 128 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama Jadi Kapolres Kotabaru

Sekolah Rakyat di Cirebon Bantu Pemerataan Pendidikan, Anak dari Keluarga Rentan Dapat Akses Belajar dan Pembinaan Karakter

Hasil SPMB SMP Negeri Tangsel Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Cek Kelulusan Mulai Pukul 21.00 WIB di Situs Resmi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.