KAI Daop 7: 45.999 orang gunakan KA saat libur Kenaikan Isa Almasih

Kamis, 14 Mei 2026, 17:40 WIB

MADIUN – Kereta api saat ini semakin menjadi moda transportasi favorit masyarakat karena menawarkan kombinasi efisiensi waktu, kenyamanan, dan biaya perjalanan yang kompetitif.

Peningkatan kualitas layanan, ketepatan jadwal, hingga konektivitas antardaerah turut mendorong perubahan preferensi publik dari transportasi jalan menuju angkutan berbasis rel.

Ket. Foto: Ilustrasi - Aktivitas para penumpang menunggu kedatangan dan keberangkatan KA di Stasiun Madiun, Jawa Timur. — Sumber: ANTARA/ HO-Humas Daop 7 Madiun

Tren ini juga mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi yang lebih praktis dan minim risiko kemacetan, terutama saat mobilitas tinggi pada musim liburan maupun perjalanan bisnis.

Tidak heran kalau setiap musim liburan atau akhir pekan panjang, tiket kereta cepat ludes, habis diburu penumpang yang ingin mobilitas lebih mudah dan efisien ke tempat tujuan.

PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, mencatat 45.999 pelanggan menggunakan kereta api selama periode libur Kenaikan Isa Almasih pada 13-17 Mei 2026.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari di Madiun, Kamis (14/5), mengatakan dari jumlah 45.999 pelanggan yang dilayani, secara rinci tercatat 22.436 orang merupakan pelanggan naik atau keberangkatan dan 23.563 orang merupakan pelanggan turun atau kedatangan di wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun.

"Tingginya jumlah pelanggan di Daop 7 Madiun tersebut menunjukkan bahwa kereta api menjadi moda transportasi favorit masyarakat untuk mobilitas atau bepergian," ujar Tohari.

Khusus pada Rabu (13/5/2026), jumlah pelanggan KA di sejumlah stasiun Daop 7 Madiun mencapai 18.381 orang yang merupakan tertinggi selama masa libur momentum Kenaikan Isa ALmasih 2026. Terinci, penumpang berangkat mencapai 8.641 pelanggan dan penumpang datang tercatat 9.740 pelanggan.

Adapun stasiun dengan volume pelanggan terpadat selama libur akhir pekan ini meliputi Stasiun Madiun, Kediri, Blitar, Tulungagung dan Jombang.

Tohari menjelaskan meski terjadi peningkatan jumlah pelanggan, pihaknya memastikan PT KAI Daop 7 Madiun tidak melakukan penambahan rangkaian KA maupun perjalanan KA. Daop Madiun akan memaksimalkan keberadaan rangkaian KA yang ada.

Tohari menambahkan KAI berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya pada periode dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, agar kereta api tetap menjadi pilihan utama transportasi publik.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.