Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Rantai Pasok, PTP Nonpetikemas Pontianak Terminal Kijing Optimalkan Ekspor Komoditas Kalimantan Barat

📅 Kamis, 23 Apr 2026, 10:55 WIB | Oleh:
Perkuat Rantai Pasok, PTP Nonpetikemas Pontianak Terminal Kijing Optimalkan Ekspor Komoditas Kalimantan Barat Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Pontianak melalui Terminal Kijing terus memperkuat perannya sebagai simpul strategis dalam mendukung kelancaran rantai pasok serta aktivitas ekspor-impor di wilayah Kalimantan Barat.

Sebagai bagian dari jaringan pelabuhan strategis nasional, Terminal Kijing yang berlokasi di Kabupaten Mempawah berkembang menjadi tulang punggung pelayanan kargo nonpetikemas di Kalimantan Barat sejak mulai dikelola pada Agustus 2022. Tren kinerja operasional menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun, seiring meningkatnya volume throughput dan aktivitas logistik di kawasan tersebut.

Branch Manager PTP Nopetikemas Cabang Pontianak, Suwanda, menyampaikan bahwa Terminal Kijing memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Terminal Kijing menjadi urat nadi ekonomi Kalimantan Barat yang tidak hanya mendukung kelancaran arus barang, tetapi juga memperkuat ekosistem logistik nasional. Kami terus mendorong optimalisasi layanan guna mendukung ekspor komoditas unggulan serta menjaga ketahanan rantai pasok,” ujar Suwanda dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/4).

Didukung lokasi strategis yang berdekatan dengan jalur pelayaran internasional Selat Malaka, Terminal Kijing memainkan peran penting dalam meningkatkan konektivitas logistik serta mendorong daya saing komoditas unggulan daerah, khususnya sektor perkebunan dan pertambangan.

Pada April 2026, Terminal Kijing kembali melayani kegiatan bongkar muat komoditas curah kering berupa bauksit. Tercatat kapal tongkang BG Bahari 30073 melaksanakan kegiatan bongkar bauksit dengan total muatan sekitar 6.530 ton. Kapal tersebut mulai sandar pada 19 April 2026 dan proses bongkar berlangsung hingga 21 April 2026, sebagai bagian dari rangkaian aktivitas logistik komoditas mineral di kawasan ini.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung rantai pasok industri berbasis mineral, khususnya dalam mendukung kebutuhan bahan baku industri hilirisasi aluminium di Indonesia.

Terminal Kijing mampu melayani kapal berukuran besar hingga 100.000 DWT dengan kapasitas sandar lebih dari 15 kapal secara simultan. Peningkatan kapasitas layanan juga diperkuat melalui optimalisasi peralatan bongkar muat, termasuk relokasi aset seperti harbour mobile crane, hopper, grab, dan bucket, guna memastikan proses operasional yang semakin efisien dan andal.

"Kinerja operasional Terminal Kijing pada Triwulan I 2026 mencerminkan dinamika arus logistik yang dipengaruhi oleh pergerakan komoditas utama di wilayah Kalimantan Barat. Total throughput tercatat sekitar 1,5 juta ton, dengan kontribusi terbesar berasal dari komoditas curah kering sebesar 845 ribu ton dan curah cair sebesar 662 ribu ton," kata Suwanda.

Dari sisi penyerapan terhadap target, kinerja curah kering mencapai 223% dan curah cair sebesar 168%, mencerminkan tingginya aktivitas bongkar muat pada kedua segmen tersebut. Sementara itu, bag cargo tercatat mencapai 93% dari target yang ditetapkan.

Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, komposisi kargo menunjukkan adanya penyesuaian, terutama pada segmen curah kering, curah cair, dan bag cargo. Meski demikian, aktivitas operasional tetap didominasi oleh komoditas strategis seperti bauksit, batubara, dan alumina yang memiliki peran penting dalam rantai pasok industri nasional.

Terminal Kijing juga berperan dalam mendukung berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk penanganan material untuk Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR). Keberadaan terminal ini menjadi katalisator dalam memperlancar arus logistik proyek-proyek industri besar serta memperkuat posisi Kalimantan Barat sebagai pusat pengembangan industri berbasis sumber daya alam.

Dalam mendukung operasional berbasis digital, PTP Nonpetikemas juga mengimplementasikan PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose), sistem terintegrasi yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring kegiatan bongkar muat secara real-time guna meningkatkan efisiensi dan standardisasi layanan pelabuhan.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen dalam menghadirkan layanan operasional yang andal dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Rona
IAS Group Raih Apresiasi da...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.