Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BNPB Baru Kristomei Sianturi Diharapkan Mampu Perkuat Penanganan Karhutla

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 09:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala BNPB Baru Kristomei Sianturi Diharapkan Mampu Perkuat Penanganan Karhutla Doc: ANTARA
Ket. Letjen TNI Kristomei Sianturi usai dilantik menjadi Kepala BNPB oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

JAKARTA -  Anggota Komisi VIII DPR RI Hetifah Sjaifudian berharap Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di bawah kepemimpinan Letjen TNI Kristomei Sianturi, dapat memperkuat penanganan bencana di berbagai daerah, terutama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Hetifah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (16/10), mengatakan pergantian Kepala BNPB dari Letjen TNI Suharyanto kepada Kristomei Sianturi harus menjadi momentum meningkatkan efektivitas penanganan bencana, sekaligus memulihkan kepercayaan publik usai adanya kasus dugaan korupsi di badan tersebut.

"Sebagai wakil rakyat dari Kalimantan Timur, saya secara khusus meminta perhatian serius terhadap karhutla dan kabut asap yang masih melanda wilayah Kalimantan. BNPB harus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan BPBD, mendengarkan kebutuhan mereka, serta memberikan dukungan nyata berupa personel, peralatan, anggaran, dan bantuan teknis," ujar Hetifah.

Ia menekankan pentingnya dukungan BNPB kepada pemerintah daerah agar penanganan bencana dapat berjalan efektif, terutama ketika daerah menghadapi karhutla yang meluas dan berkepanjangan.

Selain mempercepat penanganan darurat, Hetifah meminta BNPB bersama pemerintah daerah memperkuat upaya pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan, agar karhutla tidak terus berulang. Menurut dia, perlindungan kesehatan masyarakat perlu menjadi perhatian, khususnya bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan yang terdampak kabut asap.

Berikutnya, Hetifah menegaskan Komisi VIII DPR RI akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap BNPB, terutama terkait transparansi pengadaan barang dan jasa, akuntabilitas penggunaan dana siap pakai, kesiapan menghadapi bencana, serta efektivitas bantuan kepada pemerintah daerah dan masyarakat terdampak.

"Dalam raker terdekat kami akan meminta evaluasi menyeluruh dan rencana pembenahan yang terukur dari kepemimpinan baru BNPB. DPR juga harus memastikan dukungan anggaran kebencanaan benar-benar memadai, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Hetifah.

Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10) sore. Penunjukan perwira tinggi bintang tiga itu menandai babak baru kepemimpinan di lembaga kebencanaan nasional dalam menghadapi tantangan mitigasi serta penanganan bencana di tanah air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.