UMKM Badung Wajib Tahu! Ini Cara Ampuh Hindari Penipuan Saat Transaksi Online
Rabu, 22 Apr 2026, 06:50 WIBBADUNG -Â Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan dengan mempercepat transformasi literasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui kolaborasi strategis bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Pemkab Badung menggelar pelatihan bertajuk âTips Aman Bertransaksi Onlineâ di Mangupura, Selasa (21/4).
Langkah ini diambil sebagai respons atas pesatnya perubahan pola transaksi dari konvensional menuju sistem non-tunai yang menuntut pemahaman mendalam bagi kalangan Gen Z, milenial, serta pelaku usaha agar tetap kompetitif sekaligus terhindar dari berbagai ancaman kejahatan siber yang kian marak.
âKami menargetkan UMKM Badung harus berdaya saing, melek digital, dan tetap menjaga kearifan lokal Bali,â ujar Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta saat pelatihan literasi digital âTips Aman Bertransaksi Onlineâ yang diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Badung di Mangupura, Selasa.
Ia mengatakan pelatihan itu menjadi langkah kolaboratif dalam mendorong UMKM Badung agar dapat naik kelas, khususnya di era digital.
âKami sangat mengapresiasi SMSI Kabupaten Badung yang telah melaksanakan kegiatan ini sebagai upaya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi digital,â kata dia.
Ia mengungkapkan pelatihan juga bermanfaat menambah pengetahuan digitalisasi di masyarakat di kalangan Gen Z, milenial, dan UMKM di Badung.
âKhususnya karena pada era seperti sekarang transaksi konvensional telah berubah menjadi transaksi non-tunai sehingga masyarakat dan pelaku UMKM harus diberikan pemahaman-pemahaman agar terhindar dari segala jenis penipuan yang dapat merugikan,â ujar dia.
Untuk mendukung sektor UMKM, Pemkab Badung juga menjalankan program Sidi Kumbara yang dilandasi semangat gotong royong digital untuk UMKM Badung.
âMelalui Sidi Kumbara kami ingin UMKM di Badung bisa promosi lebih mudah, transaksi lebih cepat, dan pencatatan keuangan lebih rapi. Yang terpenting, semua itu harus dilakukan dengan aman,â kata dia.
Ketua SMSI Badung I Nyoman Sarmawa mengatakan digitalisasi khususnya di sektor pembayaran hal yang pasti terjadi dengan sejumlah manfaat atau keunggulannya.
âNamun di tengah manfaat besar digitalisasi ini ternyata juga mengandung risiko atau ancaman jika tak dipahami dengan baik, oleh karena itu kami menginisiasi pelatihan literasi digital ini,â kata dia.
- transaksi online
- literasi digital
- umkm badung
- smsi badung
- digitalisasi umkm
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Pemkab Banyuwangi Dorong Penguatan Budi Daya Kopi Arabika Premium
-
Kemlu: Dua WNI Tewas dalam Kebakaran Besar di Apartemen Hong Kong
-
TNI AD Bangun Jembatan Gantung di Desa Lubuk Sidup Aceh Tamiang
-
Data Terbaru 166 Meninggal dan 143 Hilang akibat Bencana di Sumut
-
Satgas Kuala TNI–Jhonlin Bergerak Cepat Atasi Sedimentasi Muara Kuala Penaga
-
Megawati Siap Bawa Pertamina Endoro ke Posisi Teratas
-
KKP Bekali Pengurus KNMP Teknik Pengelolaan Gudang Beku
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.