Lomba Ketangkasan Dayung untuk Meningkatkan Siaga Bencana di Bekasi
Rabu, 22 Apr 2026, 23:37 WIBKabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menggelar lomba ketangkasan mendayung perahu di Situ Rawa Binong Cikarang Pusat sebagai upaya meningkatkan kesiagaan bencana sekaligus memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB).
"Lomba ini diikuti puluhan regu dengan mempertandingkan sejumlah kategori yakni dayung cepat, dayung challenge, dayung manuver serta penyeberangan basah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi Muchlis di Cikarang, Rabu.
Dia mengatakan ajang perlombaan ini melibatkan berbagai unsur relawan kebencanaan dan komunitas masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya banjir.
Ia mengaku perlombaan ketangkasan mendayung perahu ini sekaligus digelar sebagai bagian dari upaya edukasi berkaitan dengan mitigasi bencana berbasis praktik di lapangan.
"Pada prinsipnya perlombaan yang dilakukan ini terkait dengan penyelamatan di air, seperti penyeberangan basah dan beberapa kategori lomba menggunakan perahu, mulai dari kecepatan, manuver hingga challenge dengan pengambilan bendera," katanya.
Dirinya berharap, ajang ini tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan teknis para peserta melainkan juga dapat menyebarluaskan pengetahuan mitigasi bencana kepada masyarakat luas.
"Kami harapkan kegiatan ini dapat memperkuat upaya mitigasi di masyarakat. Peserta diharapkan dapat menyampaikan kembali pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di lingkungannya," ucapnya.
Muchlis mengungkapkan tingkat partisipasi peserta perlombaan ini cukup tinggi dengan total 30 regu yang mendaftar.
"Ini menjadi tonggak awal untuk menunjukkan komunitas dan relawan di Kabupaten Bekasi siap membantu apabila terjadi bencana, khususnya banjir," katanya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana di masyarakat Kabupaten Bekasi.
Melalui rangkaian perlombaan berbasis keterampilan penyelamatan di air, BPBD mendorong peningkatan kapasitas relawan dan komunitas dalam menghadapi situasi darurat secara cepat dan tepat.
Ia juga menegaskan peringatan HKB tidak hanya bersifat seremonial tetapi menjadi kesempatan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, relawan dan masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Dengan keterlibatan aktif berbagai elemen, diharapkan upaya mitigasi bencana di Kabupaten Bekasi dapat berjalan lebih optimal serta mampu meminimalkan dampak risiko yang ditimbulkan.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa kesiapsiagaan menjadi budaya bersama sehingga masyarakat memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan mereka masing-masing," kata dia.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Festival Buah di Karo Semakin Diminati Masyarakat, Bisa Jadi Andalan Menarik Wisatawan
-
Harga beras naik di Indramayu
-
Sinergi Besar Kementerian: UMKM Jadi Tulang Punggung Destinasi Wisata
-
Giannis Bantu Bucks Atasi Bulls
-
Berbagai Upaya Dilakukan Pemkab Cianjur agar Petani Tak Gagal Panen
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kemen PU Mobilisasi 5.755 Alat Berat dan Terjunkan Ribuan Personel Siaga Bencana
-
Garuda Indonesia Perkuat Tata Kelola Proses Pengadaan Internal Barang dan Jasa Terkait Layanan Haji melalui Pendampingan Jamdatun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.