Rincian Data Jamaah Haji DKI Jakarta 2026: Statistik Lansia dan Jenis Kelamin per Kota

Selasa, 21 Apr 2026, 14:05 WIB

JAKARTA - Komposisi jamaah haji DKI Jakarta tahun 2026 memperlihatkan dominasi kelompok lansia dan perempuan di seluruh wilayah kota. Data ini sekaligus menegaskan pentingnya kesiapan layanan khusus dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Berikut rincian data jamaah haji DKI Jakarta berdasarkan wilayah:

Ket. Foto: Komposisi jamaah haji DKI Jakarta tahun 2026 memperlihatkan dominasi kelompok lansia dan perempuan di seluruh wilayah kota. Data ini sekaligus menegaskan pentingnya kesiapan layanan khusus dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

1. Jakarta Timur

Jumlah jamaah mandiri tercatat sebanyak 937 orang, dengan lansia usia 65 - 80 tahun mencapai 510 orang dan lansia di atas 80 tahun sebanyak 60 orang.

Jumlah jamaah laki-laki sebanyak 1.323 orang dan perempuan mencapai 1.733 orang, menunjukkan dominasi perempuan di wilayah ini.

2. Jakarta Selatan

Jumlah jamaah mandiri sebanyak 437 orang, dengan lansia usia 65 - 80 tahun sebanyak 278 orang dan lansia di atas 80 tahun sebanyak 26 orang.

Jumlah jamaah laki-laki tercatat 825 orang, sementara perempuan mencapai 1.041 orang, dengan kebutuhan kursi roda dan pendamping menjadi perhatian utama.

3. Jakarta Barat

Jumlah jamaah mandiri sebanyak 181 orang, dengan lansia usia 65 - 80 tahun mencapai 199 orang dan lansia di atas 80 tahun sebanyak 5 orang.

Jumlah jamaah laki-laki sebanyak 461 orang dan perempuan 589 orang, serta terdapat 101 jamaah yang membutuhkan kursi roda atau pendamping.

4. Jakarta Pusat

Jumlah jamaah mandiri tercatat sebanyak 517 orang, dengan lansia usia 65 - 80 tahun sebanyak 49 orang dan lansia di atas 80 tahun sebanyak 4 orang.

Jumlah jamaah laki-laki sebanyak 234 orang dan perempuan 283 orang, dengan kebutuhan fasilitas ramah disabilitas juga menjadi perhatian.

5. Jakarta Utara

Jumlah jamaah mandiri sebanyak 302 orang, dengan lansia usia 65 - 80 tahun mencapai 189 orang dan lansia di atas 80 tahun sebanyak 24 orang.

Jumlah jamaah laki-laki tercatat 475 orang dan perempuan sebanyak 676 orang, dengan kebutuhan pendamping khusus bagi lansia tetap diperlukan.

Data tersebut menunjukkan bahwa hampir seluruh wilayah di DKI Jakarta memiliki proporsi lansia yang signifikan. Hal ini menjadi indikator bahwa penyelenggaraan haji tahun ini membutuhkan pendekatan pelayanan yang lebih adaptif terhadap jamaah usia lanjut.

Selain itu, dominasi jamaah perempuan juga menjadi tren yang merata di setiap wilayah. Kondisi ini memperkuat perlunya penyesuaian layanan, baik dari sisi akomodasi, kesehatan, maupun pendampingan selama pelaksanaan ibadah.

Kebutuhan khusus seperti kursi roda, pendamping, hingga fasilitas ramah disabilitas menjadi faktor penting yang harus dipenuhi. Jamaah lansia, khususnya yang berusia di atas 80 tahun, bahkan membutuhkan penanganan khusus dalam menjalankan rangkaian ibadah.

Dengan komposisi tersebut, kesiapan petugas dan fasilitas menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran ibadah haji. Pemerintah diharapkan mampu mengantisipasi kebutuhan ini agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.