Gencatan Senjata AS-Iran Terancam, Harga Minyak Kembali Melonjak 6%

Selasa, 21 Apr 2026, 01:10 WIB

LONDON - Harga minyak dunia kembali melonjak lebih dari 6 persen pada perdagangan Senin (20/4) pagi karena kekhawatiran akan runtuhnya gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, setelah AS menyita kapal kargo Iran dan lalu lintas melalui Selat Hormuz sebagian besar terhenti.

Harga minyak mentah Brent berjangka naik 5,51 dollar AS atau 6,1 persen, menjadi 95,89 dollar AS per barel pada pukul 0752 GMT dan minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 5,46 dollar AS atau 6,5 persen, menjadi 89,31 dollar AS.

Ket. Foto: Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. — Sumber: JIM WATSON/AFP

Harga kedua jenis minyak tersebut sempat anjlok 9 persen pada Jumat (17/4) lalu, penurunan harian terbesar sejak 18 April, setelah Iran mengatakan bahwa jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz tetap terbuka selama sisa masa gencatan senjata.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran telah setuju untuk tidak pernah lagi menutup selat yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia sebelum perang dimulai hampir dua bulan lalu.

“Dalam waktu 24 jam setelah pengumuman pembukaan sepenuhnya pada hari Jumat, sudah ada kapal tanker yang ditembaki oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC),” kata analis Sparta Commodities, June Goh.

“Fundamental pasar semakin memburuk, karena 10-11 juta barel minyak mentah per hari masih terhenti produksinya,” tambah Goh.

AS sendiri pada Minggu (19/4) mengatakan telah menyita sebuah kapal kargo Iran yang mencoba menerobos blokade mereka, sementara Iran mengatakan akan membalas, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan dimulainya kembali perang.

Teheran juga mengatakan tidak akan berpartisipasi dalam putaran negosiasi kedua yang diharapkan AS untuk dimulai sebelum gencatan senjata dua pekan berakhir minggu ini.

“Pasar keuangan sedang memperdagangkan negosiasi, perbaikan, dan penyelesaian, sementara pada saat yang sama pasar fisik memburuk dari hari ke hari,” kata analis SEB Research, Bjarne Schieldrop. “Arus minyak fisik tetap terbatas karena gangguan distribusi, waktu pelayaran yang lebih lama, dan biaya pengiriman serta asuransi yang tinggi,” kata Schieldrop.

Lebih dari 20 kapal melewati selat tersebut pada hari Sabtu, membawa minyak, gas petroleum cair, logam, dan pupuk, menurut data Kpler. Itu adalah jumlah kapal tertinggi yang melintasi jalur air tersebut sejak 1 Maret.

Guncang Wall Street

Menyusul terjadinya kenaikan harga minyak naik lebih dari 5 persen, Wall Street dilaporkan cenderung mengalami kerugian sebelum pembukaan pasar pada Senin (20/4) karena kebuntuan perundingan antara Iran dan AS telah mencegah kapal tanker melintasi Selat Hormuz.

Indeks bursa berjangka S&P 500 turun 0,5 persen, sementara kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average merosot 0,6 persen. Sedangkan kontrak berjangka Nasdaq juga turun 0,5 persen.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Ilham Sudrajat, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Wow Ini Cara Unik Vokalis Grup Musik Kahitna Hedi Yunus untuk Rayakan Ulang Tahun

Makin Bersih dan Asri, Pemkot Yogyakarta Terjunkan Alat Berat Tata Sungai Code

Arthur Gea Raih Gelar ATP Perdana di Los Cabos, Taylor Fritz Tantang Rafael Jodar di Final Washington

Pentagon Jadwalkan Jet Tempur Generasi Keenam F-47 Terbang Tahun 2028

Festival Gir Sereng Kota Probolinggo Jadi Upaya Melestarikan Budaya Lokal

Roma Bidik Penyerang Aston Villa Evann Guessand, Negosiasi Berpotensi Gunakan Skema Pinjaman

Bursa Transfer: Manchester United Pertahankan Enzo Kana-Biyik, Schalke Bidik Buonanotte

Promosikan Kain Ulos agar Makin Banyak Dikenal

Rudal Balistik Hipersonik Iran: Pejabat Pentagon Peringatkan Pasukan AS akan Kesulitan Menghadapi Kheibar Shekan

Piala AFF 2026: Thailand Gusur Malaysia ke Puncak Grup B, Anthony Hudson Puji Clean Sheet Tim Asuhannya

Cegah Pencemaran Meluas, Enam Ton Minyak Berhasil Dibersihkan dari Perairan Semau

Kapten Timnas Sepak Bola Indonesia Rizky Ridho: para Pemain Tidak Akan Terpancing Provokasi Vietnam

Wajib Ditiru Kebijakan Ini, Pemkab Gianyar Bali Lindungi 595 Seniman melalui BPJS Ketenagakerjaan

Debut Enzo Maresca di Manchester City Berakhir Pahit, Tetap Puas Meski Kalah Adu Penalti dari Inter Milan

Dampak Kekeringan, PMI Cianjur Distribusikan Air Bersih untuk 1.322 Keluarga

Ning Lia: Jatim Juara Umum LKS Nasional Empat Kali Berturut-turut Bukti Konsistensi Gubernur Khofifah Bangun Ekosistem Pendidikan

Fiskal Daerah Tercekik, Politik Anggaran Perlu Dikoreksi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.