Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Como Menguji Ketangguhan Inter di Laga Penentu

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 06:10 WIB | Oleh:
Como Menguji Ketangguhan Inter di Laga Penentu Doc: Piero CRUCIATTI / AFP
Ket. Bek Inter Milan asal Swiss bernomor punggung 25, Manuel Akanji (kiri), berebut bola dengan gelandang Como asal Argentina bernomor punggung 10, Nico Paz, selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Como dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada 12 April 2026.

MILAN - Inter Milan dan Como kembali berhadapan untuk keempat kalinya musim ini dalam leg kedua semifinal Coppa Italia, Rabu (21/4) dini hari WIB. Setelah leg pertama berakhir tanpa gol, duel di Stadion San Siro dipastikan menjadi penentu siapa yang melaju ke final menghadapi Lazio atau Atalanta.

Inter datang dengan kepercayaan diri tinggi. Selain hampir mengunci gelar Serie A, Nerazzurri juga memburu trofi ganda domestik, sebuah capaian langka yang terakhir kali mereka raih pada era keemasan Jose Mourinho tahun 2010. Hanya dua kemenangan lagi yang memisahkan mereka dari trofi Coppa Italia ke-10 sepanjang sejarah klub.

Dalam laga leg pertama di kandang Como bulan lalu, Inter tampil tanpa kapten Lautaro Martinez dan menurunkan komposisi yang banyak berubah. Meski demikian, hasil imbang 0-0 dinilai cukup untuk membuka jalan menuju laga penentuan di Milan. Pelatih Cristian Chivu optimistis tim asuhannya mampu menyelesaikan pekerjaan.

“Kami tahu leg pertama hanyalah setengah cerita. Bermain di San Siro dengan dukungan penuh penonton, kami harus menunjukkan karakter dan kualitas kami. Target kami jelas: melangkah ke final,” ujar Chivu.

Meski sempat tersingkir di kompetisi Eropa, musim debut Chivu sebagai pelatih Inter berpotensi berakhir manis. Di liga, mereka kian kokoh di puncak klasemen, tak terkalahkan sejak tumbang dalam Derby della Madonnina melawan AC Milan. Performa ofensif mereka pun kembali tajam, mencetak 12 gol dalam tiga laga terakhir, termasuk kemenangan dramatis 4-3 atas Como dan pesta gol 5-2 melawan AS Roma.

Nama Marcus Thuram menjadi sorotan dengan empat gol dalam periode tersebut, membantu Inter mengoleksi total 78 gol liga musim ini. Dengan tren positif ini, hanya kejatuhan besar yang bisa menggagalkan langkah mereka menuju Scudetto.

Di sisi lain, Como datang dengan misi besar sekaligus beban berat. Tim asuhan Cesc Fabregas belum pernah mengalahkan Inter musim ini, bahkan selalu kalah dalam empat pertemuan terakhir di liga dengan agregat mencolok 3-12. Namun, Fabregas tetap percaya pada filosofi permainan menyerang berbasis penguasaan bola.

“Kami tidak akan mengubah identitas hanya karena lawan Inter. Kami ingin bermain berani, menguasai bola, dan menciptakan peluang,” ujar Fabregas.

Kendati sempat dipermalukan 0-4 di San Siro pada bulan Desember lalu, Como menunjukkan perkembangan signifikan. Dalam leg pertama semifinal, mereka bahkan mampu mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang lebih berbahaya, meski gagal mencetak gol.

Sebagai klub dengan sejarah yang lebih sederhana dibanding rivalnya dari Milan, Como tengah menikmati musim terbaiknya di kasta tertinggi. Dua tahun setelah promosi, mereka kini bersaing dengan Juventus dan Roma dalam perebutan tiket Eropa, meski sempat terpeleset usai kalah 1-2 dari Sassuolo.

Kondisi Tim

Dari sisi skuad, Inter masih tanpa Lautaro Martinez yang dibekap cedera paha. Namun, ketajaman Thuram memberi harapan besar di lini depan, kemungkinan didampingi Ange-Yoan Bonny atau Pio Esposito. Sementara itu, Alessandro Bastoni diragukan tampil, meski Yann Bisseck sudah kembali berlatih.

Di sisi Como, penyerang Tasos Douvikas diprediksi kembali menjadi andalan, dengan opsi memainkan Nico Paz sebagai false nine. Sementara, Jayden Addai dan Sergi Roberto karena cedera. ben/AFP/G-1

Perkiraan Formas

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.