Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dua Kapalnya Diserang di Selat Hormuz, India Panggil Dubes Iran

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 11:27 WIB | Oleh:

Kebingungan mengenai titik rawan yang kritis tersebut mengancam akan memperdalam krisis energi yang mengguncang ekonomi global dan mendorong kedua negara menuju konflik baru, bahkan ketika para mediator menyatakan yakin bahwa kesepakatan baru dapat tercapai.

Perkembangan pada hari Sabtu terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa blokade pelabuhan Iran "akan tetap berlaku sepenuhnya" sampai Teheran mencapai kesepakatan dengan AS yang mencakup program nuklirnya. 

Sebelumnya pada hari Jumat, Teheran telah membuka kembali Selat tersebut untuk kapal-kapal komersial.

Kira-kira seperlima dari minyak dunia melewati selat tersebut, dan pembatasan lebih lanjut akan mempersempit pasokan yang sudah terbatas, sehingga mendorong harga naik lagi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
UEA Tolak Tuduhan Kirim Dan...

Apakah AS Siap Berperang dengan Tiongkok?

58 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Apakah AS Siap Berperang de...
Nasional
IDAI Ingatkan Risiko Gadget...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.