Gresik Phonska Plus ke Grand Final, Tanpa Pemain Asing Tetap Bisa Permalukan Tim Inti Electric PLN
📅 Jumat, 17 Apr 2026, 06:50 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Tim voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia resmi mengamankan tempat di babak Grand Final Proliga 2026 setelah sukses menumbangkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor 3-1 (25-18, 25-21, 18-25, 25-19) dalam laga seri terakhir final four di GOR Jatidiri, Semarang, Kamis.
Pelatih Phonska Plus Alessandro Lodi mengatakan anak asuhnya sudah tahu dengan menang dua set awal, sudah memastikan lolos ke grand final, sehingga ia memainkan tim pelapis setelah itu.
"Kami mencoba memainkan pemain pelapis, sekaligus menghindari cedera kepada pemain inti," kata Lodi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Salah satu pemain Phonska Plus, Geofani mengaku sempat nervous ketika turun tanpa pemain asing.
"Kami sempat deg-degan aja saat diturunkan tanpa pemain asing, sementara lawan turun dengan full tim," kata Geofani.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, asisten pelatih sekaligus direktur teknik Electric PLN Mobile, Anantachai Yoonprathom mengatakan telah melakukan evaluasi sebelumnya. Ia juga mengakui Phonska Plus bermain sangat baik.
"Tapi ketika melawan Phonska Plus hari ini semua evaluasi tidak bisa berjalan baik," kata Anantachai.
"Terus terang hari ini kami mengakui Phonska Plus bermain sangat baik. Padahal kami sudah bersiap segalanya."
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemenangan itu menegaskan dominasi Phonska Plus sepanjang musim, sekaligus memupus harapan perlawanan sengit dari armada Electric PLN Mobile.
Phonska Plus langsung menurunkan komposisi terbaiknya sejak menit awal. Motor serangan yang dimotori Arnetta Putri sukses memanjakan Medi Yoku dan dua legiun asing, Annie Mitchem serta Oleksandra Bytsenko. Phonska langsung memimpin 8-4 di awal laga.
Electric PLN yang mengandalkan duet Kara Bajema dan Neriman Ozsoy sempat memberikan perlawanan dan menipiskan jarak menjadi 8-9.
Namun, rentetan servis mematikan dari Bytsenko kembali menjauhkan keunggulan Phonska menjadi 14-10. Meski Ozsoy dkk. berupaya menekan di pertengahan set, Phonska tetap solid dengan keunggulan 20-15. Set pertama akhirnya ditutup dengan attack tajam Anne Mitchem dengan 25- 18.
Memasuki set kedua, Jakarta Electric PLN mengubah strategi. Skuad besutan mereka tampil lebih agresif dan sempat memimpin jauh 5-1 hingga 7-3 melalui aksi-aksi Bajema. Namun, ketenangan Medi Yoku dkk perlahan mampu menyamakan skor menjadi 8-8.
Aksi saling kejar angka terjadi dengan sangat ketat di angka 10-10 hingga 16-16. Momentum krusial terjadi saat memasuki poin-poin tua.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!