Didorong Naik Kelas! Kemendag Buka Jalan UMKM ke Ritel Modern
Jumat, 17 Apr 2026, 21:15 WIBJAKARTA â Fasilitasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk masuk ke jaringan ritel modern merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Dengan masuk ke rantai distribusi yang lebih terstruktur, UMKM tidak hanya memperoleh kepastian pasar, tetapi juga terdorong untuk memenuhi standar kualitas, kemasan, dan konsistensi pasokan yang ditetapkan oleh ritel modern.
Namun, proses ini tidak tanpa tantangan. Banyak UMKM masih menghadapi kendala dalam hal skala produksi, manajemen logistik, hingga kemampuan memenuhi persyaratan administratif.
Oleh karena itu, peran pemerintah dan pelaku ritel menjadi krusial dalam memberikan pendampingan, pembiayaan, serta penyederhanaan proses kurasi.
Tanpa dukungan yang berkelanjutan, peluang UMKM untuk bertahan di jaringan ritel modern berisiko tidak optimal dan hanya bersifat sementara.
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti mengatakan Kementerian Perdagangan terus memfasilitasi dan mendampingi UMKM lokal menembus jaringan pasar ritel modern.
"Kemendag secara aktif membantu UMKM agar bisa masuk ke ritel modern, mulai dari peningkatan kualitas produk, pemenuhan standar dan sertifikasi, hingga mempertemukan UMKM dengan pelaku ritel melalui program business matching," ujar Wamendag Roro saat kunjungan kerja ke UMKM Rizkyanti di Palembang, Sumsel, Kamis (16/4/2026).
Dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Jumat (17/4), Roro Esti mengatakan, Kemendag hadir secara menyeluruh dalam proses pengembangan UMKM.
"Kami mendampingi UMKM dari hulu ke hilir, memastikan kesiapan produk, kapasitas produksi, hingga kemasan agar sesuai dengan kebutuhan pasar ritel modern," jelasnya.
UMKM Rizkyanti merupakan salah satu contoh pelaku usaha yang memanfaatkan fasilitasi tersebut.
Usaha olahan pangan berbasis ikan ini telah berkembang dari skala rumahan sejak 1998 menjadi pemasok ritel modern dan menembus pasar ekspor.
Sejak 2012, UMKM ini telah bermitra dengan 544 toko ritel modern di Palembang serta memperluas pasar hingga ke Singapura.
Keberhasilan tersebut juga didukung oleh strategi pemasaran yang adaptif.
Selain memanfaatkan toko offline, UMKM tersebut turut mengoptimalkan pemasaran digital melalui media sosial dan layanan delivery order, serta memperluas jangkauan pasar ke berbagai kota seperti Banyuwangi, Bandung, Yogyakarta, dan Lampung.
Di sisi lain, tambah Wamendag, Kementerian Perdagangan juga terus memperkuat perluasan akses pasar UMKM melalui kemitraan dengan ritel modern dan departemen store di berbagai wilayah Indonesia.
Upaya ini dilakukan antara lain melalui pelaksanaan business matching yang mempertemukan pelaku UMKM, baik pangan maupun non-pangan, dengan pengusaha ritel modern.
Keberhasilan UMKM Rizkyanti juga didukung oleh pemenuhan berbagai standar seperti sertifikasi halal, sertifikat kelayakan pengolahan, HAKI, GMP, SSOP, serta izin edar yang memperkuat daya saing produk di pasar.
Dalam kunjungannya tersebut, Roro Esti juga meninjau langsung salah satu gerai ritel modern tempat produk UMKM Rizkyanti dipasarkan sebagai bentuk nyata kemitraan antara UMKM dan ritel modern.
Pada kesempatan tersebut, Wamendag Roro Esti turut menyoroti peran perempuan dalam sektor UMKM.
"Sebanyak 64,5 persen pelaku UMKM merupakan perempuan. Ini menunjukkan bahwa perempuan menjadi kekuatan utama dalam mendorong aktivitas ekonomi produktif," tegasnya.
Ia menambahkan, tingginya keterlibatan perempuan dalam UMKM juga berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja serta penguatan ekonomi keluarga.
Perempuan pelaku UMKM banyak berperan di sektor perdagangan, kuliner, dan industri rumahan yang relatif tangguh dalam menghadapi dinamika ekonomi.
"UMKM secara keseluruhan menyumbang sekitar 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia dan menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja. Dengan demikian, kontribusi perempuan dalam UMKM menjadi sangat signifikan, baik dalam menopang perekonomian nasional maupun memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput," jelas Wamendag Roro Esti.
- Kemendag
- UMKM Naik Kelas
- ritel modern
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo dan MBZ Perkuat Kemitraan Strategis di Istana Qasr Al Bahr
-
Asyik, MGI Hadirkan Layanan Shuttle Premium Jakarta–Bandung dengan Konsep Hospitality dan Fasilitas Lounge
-
DPRD: Kerja Sama Pemprov DKI–BGN Strategis Dukung Program MBG
-
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Selama Sepekan
-
Negara-Negara Laut Utara Amankan Pasokan Energi Lewat Angin
-
BPBD Aceh Barat Padamkan Lahan Terbakar, Luas Area Terdampak 50,2 Hektare
-
Hasil Liga Italia: AS Roma Merangsek ke Peringkat Tiga Usai Taklukkan Tim yang Dibela Jay Idzes,Sassuolo 2-0
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.