Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI-AS Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Militer dan Modernisasi

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
RI-AS Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Militer dan Modernisasi Doc: AFP/Jim WATSON
Ket. Menhan AS Pete Hegseth (kiri atas) dan Menhan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin (kanan atas) berpose untuk foto bersama Mayjen Angkatan Udara AS Kelly McKeague (kiri), dan Mayjen Indonesia Agus Widodo memperlihatkan nota kesepahaman yang telah ditandatangani di Pentagon, Washington, DC, Senin (13/4).

WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, pada Senin (13/4), mengumumkan kemitraan pertahanan “besar” dengan Indonesia setelah pertemuan dengan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin di Pentagon, AS.

“Kami meningkatkan hubungan kami dengan kemitraan kerja sama pertahanan besar, sebagai pengakuan atas kekuatan dan potensi hubungan pertahanan bilateral kami,” kata Hegseth dalam sebuah pernyataan di X.

Kemitraan itu mencakup “modernisasi militer dan peningkatan kapasitas”, “pelatihan dan pendidikan militer profesional” dan “latihan dan kerja sama operasional”, menurut pernyataan bersama.

“Kedua negara menegaskan kembali komitmen bersama mereka untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik,” kata pernyataan itu.

Pemerintah mengatakan kemitraan ini merupakan peluang “untuk memperkuat kapasitas pertahanan nasional”, namun menegaskan bahwa kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif, kepentingan nasional, dan penghormatan penuh terhadap kedaulatan negara“akan dipertahankan.

Dikatakan bahwa proposal AS untuk berikan akses pesawat militer Amerika di atas wilayah udara Indonesia sedang “ditinjau dengan cermat”.

“Masih memerlukan pembahasan lebih lanjut melalui mekanisme teknis dan prosedur nasional yang berlaku,” tambah pernyataan Kementerian Pertahanan Indonesia.

Indonesia memiliki militer terkuat di Asia Tenggara, menurut situs analisis pertahanan Global Firepower.

Tiga Pilar

Juru Bicara Pentagon, Sean Parnell dalam keterangan resmi Pentagon seperti dipantau Antara di Jakarta, Selasa (14/4) mengatakan kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan hubungan pertahanan bilateral Amerika Serikat–Indonesia menjadi Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama.

Parnell menjelaskan bahwa Major Defense Cooperation Partnership (MDCP) memiliki tiga pilar utama yang dilaksanakan berdasarkan prinsip saling menghormati dan kedaulatan nasional.

Ketiga prinsip itu adalah modernisasi militer dan pembangunan kapasitas, pelatihan dan pendidikan militer profesional, serta latihan dan kerja sama operasional.

Dalam pertemuan itu kata Parnell, Menhan Hegseth dan Menhan Sjafrie berkomitmen untuk memperluas cakupan dan kompleksitas latihan bilateral maupun multilateral, seperti Super Garuda Shield.

Peningkatan tersebut, kata dia, adalah dalam rangka memperkuat kapabilitas kolektif antara militer kedua negara dalam upaya menjaga perdamaian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

36 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.