Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta pada Hari Ini Akan Diguyur Hujan, Kemarau Jabar Datang Lebih Cepat

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 06:43 WIB | Oleh:
Jakarta pada Hari Ini Akan Diguyur Hujan, Kemarau Jabar Datang Lebih Cepat Doc: ist
Ket. jakarta hujan

JAKARTA – Pada hari ini Jakarta akan diguyur hujan, terutama pada sore nanti. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jakarta diguyur hujan dengan intensitas ringan Rabu sore.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, seluruh wilayah Jakarta diprakirakan didominasi kondisi berawan tebal pada pagi hingga siang hari.

Sore hingga malam, cuaca hujan ringan melanda di seluruh Jakarta. Hanya Kepulauan Seribu yang berawan tebal sepanjang hari.

BMKG memperkirakan suhu udara di DKI Jakarta berkisar antara 23 hingga 31 derajat celcius, dengan kecepatan angin berada di kisaran 1-13 kilometer per jam.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca serta mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan saat beraktivitas di luar ruangan.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan akibat hujan, serta segera menghubungi layanan darurat 112 apabila terjadi keadaan darurat. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

Kemarau Jabar

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sebagian besar wilayah Jawa Barat telah memasuki musim kemarau yang diprediksi datang lebih cepat dan berlangsung lebih panjang dari biasanya.

Prakirawan Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Vivi Indhira mengatakan musim kemarau sudah mulai terjadi bulan April ini di wilayah Karawang tengah, Subang tengah, serta sebagian wilayah Indramayu.

"Sebanyak 56 persen wilayah di Jawa Barat diprediksi akan memasuki musim kemarau pada bulan Mei," katanya di Bandung, Selasa.

Ia menjelaskan, wilayah lain seperti sebagian besar Kabupaten Bogor, Sukabumi utara, Cianjur tengah, hingga Kota Bandung diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada Juni.

Vivi mengatakan, secara keseluruhan sekitar 66 persen wilayah Jawa Barat diprediksi mengalami musim kemarau lebih cepat dibandingkan kondisi normal, sementara 25 persen sesuai kondisi normal dan 7 persen lainnya lebih lambat.

BMKG juga memprediksi kondisi musim kemarau tahun ini cenderung kering, dengan sekitar 93 persen wilayah mengalami kemarau di bawah normal.

Ia menyebut puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus di sekitar 90 persen wilayah Jawa Barat, sementara sebagian kecil wilayah lainnya mengalami puncak pada Juli dan September.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.