3.830 Jamaah Haji DIY Berangkat Melalui Embarkasi Yogyakarta
Rabu, 15 Apr 2026, 22:17 WIBYogyakarta - Sebanyak 3.830 jamaah haji asal Daerah Istimewa Yogyakarta siap diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah melalui Embarkasi Yogyakarta yang bertolak dari Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo.
Wakil Gubernur (Wagub) DIY Sri Paduka Paku Alam X pada Pamitan Haji DIY Tahun 1447 H di Kepatihan, Yogyakarta, Rabu, mengatakan musim haji 1447 Hijriah sangat istimewa, karena menjadi momentum perdana tata kelola di bawah Kementerian Haji dan Umrah.
Menurut Wagub, selain diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta, jamaah haji juga akan merasakan inovasi model hotel haji yang menjadi yang pertama di Indonesia.
"Jamaah haji DIY musim ini menjadi yang pertama diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta dan akan merasakan pengalaman baru melalui penerapan model hotel haji, yang merupakan inovasi pertama di Indonesia," kata Wagub.
Wagub DIY berpesan kepada jamaah haji, agar selalu menjaga kesehatan dan fokus beribadah. Meskipun di tengah situasi geopolitik yang cukup panas, ibadah haji diharapkan berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan khusyuk.
"Semoga diberikan kelancaran dan keselamatan saat berangkat, selama melaksanakan seluruh rangkaian ibadah di tanah suci, hingga kembali lagi ke tanah air dengan selamat, sehat, dan menjadi haji yang mabrur," katanya.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah DIY Jauhar Mosthofa mengatakan kuota jamaah haji DIY bertambah dari semula 3.147 menjadi 3.748 jamaah.
"Total dengan petugas dan mutasi, maka jamaah yang berangkat dari DIY mencapai 3.830 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 187 jamaah yang masuk dalam kategori prioritas lansia," katanya.
Dia menjelaskan, profil jamaah haji DIY tahun ini menunjukkan keberagaman baik dari sisi usia maupun latar belakang. Dari total jamaah yang berangkat, kelompok usia 46 hingga 60 tahun mendominasi dengan jumlah 1.721 orang.
Kemudian kelompok usia 61-75 tahun sebanyak 1.321 orang, usia 13-30 tahun sebanyak 124 orang, jamaah haji di atas 91 tahun sebanyak lima orang. Dari sisi gender, jamaah wanita mencapai 2.095 orang, sementara jamaah pria 1.757 orang.
Menurut dia, jamaah haji DIY yang terbagi dalam 11 kloter telah dipetakan keberangkatannya melalui YIA. Untuk di Arab Saudi, Kemenag memastikan jamaah tetap terlayani dengan baik meski berada di wilayah yang cukup padat.
"Jamaah gelombang 1 akan menempati hotel di wilayah Misfalah, Makkah yang berjarak sekitar 2 hingga 2,5 km dari Masjidil Haram. Namun, tidak perlu khawatir karena bus shalawat akan beroperasi selama 24 jam untuk memfasilitasi pergerakan jamaah," katanya.
- ibadah haji
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jelang Puncak Armuzna, Wamenag Romo Muhammad Syafi'i Pastikan Kematangan Mitigasi Haji
-
BPBD Bandung Kirim Bantuan ke 57 Warga Terdampak Angin Kencang Cimenyan
-
Penetapan Titik Penjemputan Jamaah Haji Asal Situbondo
-
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Tinjau Jemaah Haji NTB di Mekkah, Serap Aspirasi dan Pastikan Pelayanan Optimal
-
KPK Terbitkan Dua Sprindik Baru Terkait Kasus Dugaan Korupsi Bupati Ponorogo Nonaktif
-
Jannah Firdaus Travel Tegaskan Komitmen Berangkatkan Jamaah Umrah yang Tertunda
-
Kedatangan Jemaah Haji
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.