Gempa Dangkal Guncang Kendari, Getarannya Terasa hingga Konawe Selatan
Selasa, 14 Apr 2026, 09:15 WIBKENDARI - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebut bahwa aktivitas sesar aktif menyebabkan gempa bumi di wilayah itu pada Senin (13/4) pukul 23.39 Wita.
âWilayah Kendari diguncang gempa bumi tektonik,â kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar Nasrol Adil saat dihubungi di Kendari, Selasa.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, kata dia, gempa bumi tersebut memiliki bermagnitudo 2,3.
Nasrol Adil menyampaikan episenter gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 4,12 derajat Lintang Selatan (LS) dan 121,61 derajat Bujur Timur (BT).
âAtau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 kilometer tenggara Kendari, pada kedalaman lima kilometer,â ujarnya.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, lanjut dia, gempa bumi yang terjadi itu merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Kendari segmen sentral.
Nasrol Adil menjelaskan estimasi peta guncangan atau shakemap dan laporan masyarakat, gempa bumi tersebut menimbulkan guncangan yang dirasakan di Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dengan skala intensitas II MMI.
âAtau getaran dirasakan nyata dalam rumah,â sebut Nasrol Adil.
Hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
âHingga pukul 00.10, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan,â ungkapnya.
Nasrol Adil mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi BMKG melalui kanal komunikasi terverifikasi, seperti website resmi, aplikasi Mobile Apps Info BMKG, atau media sosial @infoBMKG.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," ucapnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Viral Surabaya Disebut Dilintasi Dua Patahan, Pakar Geologi ITS: Jangan Panik, Perlu Bukti Ilmiah
-
Gempa NTT Apakah Merembet ke Jawa? Sore Ini Bantul Jogja Digoyang Gempa
-
PLN Harus Perkuat Jaringan Transmisi Guna Menampung Energi Terbarukan
-
Cabai Rawit Makin Pedas, BPS Catat Harga Tembus Rp73 Ribu!
-
BPBD DKI Pastikan Gempa M5,9 di Perairan Kepulauan Seribu Tak Akibatkan Kerusakan
-
Tinggalkan Phillip Island, MotoGP Gelar Balapan Jalan Raya Perdana di Adelaide
-
Flores Belum Tenang, BMKG Ungkap Ada 14.993 Gempa Susulan Sejak 15 Agustus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.