Badan Maritim PBB Sebut Tidak Ada Negara yang Berhak Menutup Selat Hormuz

Selasa, 14 Apr 2026, 19:29 WIB

LONDON - Badan maritim PBB, International Maritime Organization (IMO), pada Senin (13/4), mengatakan bahwa tidak ada negara yang memiliki hak hukum untuk memblokir pelayaran di Selat Hormuz, jalur perdagangan yang lumpuh akibat perang Amerika Serikat - Iran.

Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez,  menyampaikan hal itu di konferensi pers karena akses ke selat tetap diblokir enam minggu setelah perang meletus dengan serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Ket. Foto: Ilustrasi Selat Hormuz, Iran. — Sumber: Antara

Amerika Serikat telah mengancam akan memulai blokade pada 13 April dari pelabuhan Iran di dalam dan sekitar selat, dengan militer Teheran telah mengendalikan akses sejak setelah perang pecah pada 28 Februari.

“Sesuai dengan hukum internasional, tidak ada negara yang berhak melarang hak lintas damai atau kebebasan navigasi melalui selat internasional yang digunakan untuk transit internasional,” kata Dominguez.

Pihak berwenang Iran telah mengizinkan sejumlah kapal yang diperiksa untuk melewati selat tersebut melalui rute yang dekat dengan pantai mereka dan dalam beberapa kasus dilaporkan telah memungut pembayaran untuk membiarkan kapal tersebut lewat.

“Prinsip penerapan tol di selat internasional untuk navigasi internasional bertentangan dengan hukum laut internasional dan hukum adat,” kata Dominguez.

“Ini akan menciptakan preseden yang sangat berbahaya.”

AS bersumpah untuk memblokade pelabuhan Iran sementara itu “tidak membuatnya lebih mudah”, tambahnya.

“De-eskalasi adalah apa yang akan mulai membantu kita mengatasi krisis dan mengembalikan pengiriman ke cara yang biasa kita operasikan.”

Dia memperkirakan bahwa dampak ekstra dari blokade AS pada pengiriman akan dapat diabaikan, namun.

“Dengan sedikitnya jumlah kapal yang berhasil transit, blokade tambahan tidak akan memperburuk situasi pada tingkat yang dapat dirasakan.” SB/AFP

  • Blokade Selat Hormuz

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Magma Terus Bergerak! Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Radius 3 Km Harus Kosong Total

Siap-Siap Bikin Geger Dunia Arkeologi, Sampel Gua Prasejarah Kalsel Ini Bakal Diterbangkan ke Australia!

Dikira Batu Biasa, Nelayan Sungai di Blitar Tak Sadar Injak Benda Diduga Roket Militer!

Sah! Jalur Kasihan-Bangunjiwo Kini Mulus Total, Ini Siasat Ekonomi Baru Kabupaten Bantul

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, BPBD Lebak Minta Nelayan Tak Mendekat

Perkuat Ketahanan Maritim dan Kebencanaan Nasional, BMKG Operasikan Radar Cuaca S-Band Cilacap

Siklon Tropis Bavi Intai Indonesia Timur, BMKG Imbau Warga Waspada, Dampak Terasa hingga 24 Jam ke Depan

Gen Z & Milenial Diproyeksikan Jadi Mesin Baru Penggerak Wisata Tematik

Di IndoBuildTech 2026, Coway Indonesia Perkenalkan Inovasi Terbaru Solusi Air dan Udara untuk Hunian Modern yang Sehat

Resmi Dibuka, D-8 Halal Expo Indonesia Dorong Jadi Kekuatan Baru Ekonomi 

Mobil Mewah Rp2,05 Miliar Terkait Kasus Dugaan Suap Bupati Kuansing Tiba di Jakarta.

Polri dan Polda Metro Geledah Kafe serta Money Changer di Cipete Terkait Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara.

Pascabencana, Pemerintah Kucurkan Rp17,93 Miliar untuk Revitalisasi 25 Sekolah di Pasaman Barat.

Polda Metro Jaya Ingatkan Jangan Halangi Penyidikan Dugaan Korupsi TPPU Libatkan PLN, Asabri dan Krakatau Steel.

Jangan Tunggu "Overheat"! Cek Fungsi Oli di Cuaca Ekstrem

Dari Batik hingga Drone! Produk RI Siap Unjuk Gigi di Pasar Eurasia

Berdaya Jangkau 160 Km, Prabowo akan Borong 150 Rudal Astra Mk1 India untuk SU-30 TNI-AU

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.