- Home
-
- Megapolitan
-
- Antre ke Bantargebang, TPS...
Antre ke Bantargebang, TPS Pekayon Jaktim Tampung Ton Sampah Per Hari
Kamis, 09 Apr 2026, 16:58 WIBJAKARTA -- Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur menyebutkan shelter atau tempat penampungan sampah (TPS) sementara di Jalan Raya Bogor, RW 02, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim), secara efektif menangani 120 ton sampah per hari.
"Dari enam truk tipper besar ini, total sampah yang diangkut mencapai sekitar 120 ton per hari. Jadwal pembuangan ke Bantargebang dibagi dalam tiga shift setiap harinya," kata staf Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Pasar Rebo Marudin saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan setiap hari, terdapat enam truk tipper besar berkapasitas 10 ton yang mengangkut sampah dari TPS tersebut. Masing-masing truk rata-rata melakukan dua kali perjalanan.
Kuota pembuangan sampah Kecamatan Pasar Rebo ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, dibatasi maksimal 14 rit per hari.
Enam truk besar tersebut mampu mengangkut 12 rit, ditambah satu truk dari Komplek Kopassus Cijantung yang turut menyumbang dua rit pengangkutan sampah.
Sejauh ini, kata Marudin, operasional shelter RW 02 Pekayon berjalan optimal. Tidak ditemukan penumpukan sampah di lokasi, meskipun pasokan sampah dari warga terus mengalir setiap hari.
"Armada pengangkut juga rutin bekerja sesuai jadwal, sehingga sistem pengelolaan sampah tetap terkendali selama masa transisi berlangsung," ujar Marudin.
Hal serupa dikatakan Lurah Pekayon Ahmad Bakri. Ia menilai TPS di Jalan Raya Bogor, Pekayon, itu efektif dalam menangani persoalan sampah di wilayah tersebut.
Meskipun TPSÂ itu berada di wilayah Pekayon, fasilitas tersebut dapat digunakan untuk menampung sampah dari lima kelurahan di Kecamatan Pasar Rebo, antara lain Pekayon, Cijantung, Baru, Kalisari, dan Gedong.
"Shelter ini menjadi tempat transit sementara seluruh sampah dari pemukiman warga. Sampah yang diangkut menggunakan armada kecil, seperti germor (gerobak motor) atau kendaraan operasional lainnya, dipindahkan ke truk besar untuk kemudian dibuang ke TPST Bantargebang," jelas Ahmad.
Dia menuturkan shelter tersebut mulai beroperasi sejak Kamis (2/4) sebagai solusi peralihan sementara dari TPS di Jalan Pendidikan, Kelurahan Cijantung.
Selama masa peralihan itu, proses pengangkutan sampah berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Sampah yang masuk ke shelter itu umumnya berasal dari pemukiman warga, yang sebelumnya diangkut menggunakan armada kecil. Dengan adanya shelter tersebut, maka proses pemindahan ke truk besar menjadi lebih terorganisir dan efisien.
Selain shelter, upaya pengurangan volume sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang juga dilakukan melalui program pemilahan sampah dari sumbernya.
Seluruh RW di Kecamatan Pasar Rebo kini telah memiliki bank sampah, sehingga masyarakat didorong untuk memilah sampah sejak dari rumah tangga. Bahkan, sejumlah masjid di wilayah tersebut juga telah menerapkan program serupa.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Timur mendorong pemilahan sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga, untuk mengurangi beban pembuangan di TPST Bantargebang.
"Pemerintah mendorong masyarakat untuk mulai mengurangi volume sampah serta melakukan pemilahan sejak dari sumbernya, yakni rumah tangga, untuk mengatur pembuangan di TPST Bantargebang," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (7/4).
Dia menyebutkan pihaknya menjalin kolaborasi dengan Pusat Daur Ulang Plastik (PDUP) Ciracas untuk mengelola sampah anorganik.
Selain itu, Satuan Tugas (Satgas) Bank Sampah di setiap kelurahan yang telah dibentuk melalui Surat Edaran Wali Kota Nomor e-0005/SE/2026 juga dioptimalkan perannya.
Satgas tersebut bertugas mengoordinasikan pengiriman sampah anorganik dari Bank Sampah Unit ke PDUP Ciracas, sekaligus melaporkan kegiatan melalui sistem daring yang telah disediakan.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menargetkan operasional pengangkutan sampah ke TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam pekan ini.
Seluruh jajaran DLHÂ DKI bekerja maksimal agar kondisi segera pulih dan pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan optimal.Â
- tempat pembuangan sampah
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Parlemen Greenland Nilai Penempatan Militer Eropa di Greenland Keliru dan Berisiko
-
Telkom Solution Gelar Forum Lintas Industri dan Perkuat Kolaborasi Komunitas
-
Usai Perayaan Tahun Baru, Pemkot Makassar Bersih-bersih Pantai Bersama Relawan dan Komunitas
-
Gresik Phonska Plus Kalahkan Juara Bertahan Jakarta Pertamina Enduro
-
Pemkab Penajam Targetkan Pemasangan 6.000 Sambungan Air Bersih ke Warga
-
Pemkab Berau Promosikan Jembatan Kelomang Jadi Daya Tarik Wisata
-
Larangan membuang sampah organik di TPA Suwung Bali
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.