Zaki Ubaidillah Tantang Koki Watanabe
Rabu, 08 Apr 2026, 07:12 WIBJAKARTA - Langkah Mohammad Zaki Ubaidillah di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 memasuki fase krusial. Setelah lolos dari kualifikasi dengan meyakinkan, pebulu tangkis muda Indonesia itu kini bersiap menghadapi wakil Jepang, Koki Watanabe, di babak utama. Laga yang berlangsung Rabu (8/4) ini menjadi ujian pertama pebulu tangkis yang akrab dipanggil Ubed itu di level elite Asia.
Ubed, yang menjalani debut di ajang sekelas Kejuaraan Asia, tampil solid sejak babak awal. Berlaga di Grup A kualifikasi, dia membukukan dua kemenangan straight game tanpa cela. Dmitriy Panarin asal Kazakhstan dilibas 21-9, 21-11, sebelum menundukkan Bharath Latheesh (Uni Emirat Arab) 21-11, 21-10, Selasa (7/4).
âSenang bisa ke babak utama. Ada dua pertandingan yang sudah lumayan enak mainnya, tapi masih terus adaptasi dengan kondisi lapangan,â ujar Ubed. Meski hasil kualifikasi terbilang mulus, tantangan sesungguhnya baru dimulai. Menghadapi Watanabe, Ubed dituntut tampil lebih matang, baik secara teknis maupun mental.
Karakter pemain Jepang yang disiplin dan ulet menjadi ancaman nyata bagi juara Thailand Masters 2026 itu. Pengalaman menghadapi pemain-pemain top dunia sebelumnya coba dijadikan bekal. Ubed mengaku banyak belajar dari pertemuan dengan Li Shi Feng dan Yushi Tanaka dalam tur Eropa.
âSaya dapat banyak pelajaran dari sana. Semoga bisa jadi bekal untuk tampil lebih baik di sini,â ujarnya. Dia juga menegaskan pentingnya kesiapan taktik menghadapi Watanabe. âTidak mudah. Harus kuat pikirannya, dan pasti akan ada evaluasi serta planning dengan pelatih,â ujarnya.
Sementara itu, hasil kurang menggembirakan datang dari sektor tunggal putri. Thalita Ramadhani Wiryawan gagal melaju ke babak utama setelah takluk dari wakil Hong Kong Lo Sin Yan Happy dua gim langsung, 17-21, 11-21. Padahal, Thalita sempat membuka peluang usai menang atas pebulu Tangkis Makau Pui Chi Wa di laga pertama.
Banyaknya kesalahan sendiri menjadi faktor utama kegagalan Thalita. Ia mengakui kurang tahan dalam reli dan gagal mengantisipasi bola-bola lawan. âHasil ini kurang maksimal,â ucapnya. Kekalahan tersebut membuat Indonesia hanya menyisakan Putri Kusuma Wardani di sektor tunggal putri. Putri dijadwalkan menghadapi wakil Uni Emirat Arab Praktiri Bharath di babak 32 besar.
Dari nomor ganda campuran, pasangan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti juga harus angkat koper lebih awal. Mereka kalah dari pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dengan skor 9-21, 14-21. ν ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Tanpa Gelar dari Kejuaraan Asia
-
Jejak 1 Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran, Pertamina Perkokoh Ketahanan Energi
-
Taman Bacaan Masyarakat Hidupkan Gerakan Literasi di Rumah Ibadah Hingga Lapas
-
Kalah Dua Gim Langsung di Babak Pertama BAC 2025, Dejan/Fadia Angkat Koper
-
Rekayasa Lalin di Jalan Gajah Mada Hingga 2026 Dampak Pekerjaan Konstruksi MRT
-
Heboh Pesta Sesama Jenis, Wali Kota Surabaya akan Kumpulkan Pengelola Hotel dan Apartemen
-
Brimob gendong pelajar menyeberang sungai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.