Flick Siap Lindungi Yamal dari Kritik Jelang Duel Panas Barcelona Kontra Atletico

Rabu, 08 Apr 2026, 07:30 WIB

BARCELONA, SPANYOL — Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menegaskan komitmennya untuk melindungi talenta muda Lamine Yamal dari kritik, menyusul sorotan terhadap sikap emosional pemain itu di lapangan.

Pernyataan itu disampaikan Flick menjelang leg pertama perempat final Liga Champions melawan Atlético Madrid, Kamis (9/4) dini hari WIB.

Ket. Foto: Lamine Yamal. — Sumber: AFP

Yamal (18 tahun) menjadi perhatian setelah tidak merayakan gol kemenangan dramatis Barcelona dalam kemenangan 2-1 atas Atletico di La Liga akhir pekan lalu. Winger muda itu tampak kesal, dengan media Spanyol melaporkan bahwa reaksinya dipicu teguran staf pelatih karena memilih menembak ketimbang mengoper bola.

Bukan kali pertama pemain timnas Spanyol itu menunjukkan ekspresi emosional. Ia juga pernah memperlihatkan ketidaksenangan saat ditarik keluar oleh Flick dalam pertandingan sebelumnya. Namun, sang pelatih menegaskan akan tetap berada di belakang pemain mudanya tersebut.

“Kita harus melihat bahwa Lamine masih berusia 18 tahun. Bagi saya, dia pemain luar biasa, Anda bisa melihatnya ketika menonton ulang pertandingan,” ujar Flick dalam konferensi pers.

“Kadang dia marah saat saya menggantinya. Ada momen ketika dia melewati empat atau lima pemain lalu menembak dan gagal mencetak gol. Dia merasa frustrasi, dan itu wajar. Dia emosional, dan itu hal yang baik. Saya akan selalu mendukungnya.”

Flick mengakui bahwa ekspresi ketidakpuasan Yamal di pinggir lapangan kerap memicu sorotan media yang kurang ideal bagi tim. Meski begitu, ia menilai hal tersebut sebagai bagian dari proses perkembangan pemain muda.

“Dia berada di jalur yang tepat dan kami akan membantunya berkembang. Tidak semua yang dia lakukan sempurna, karena itu bisa menimbulkan ‘noise’ di sekitar tim,” lanjut pelatih asal Jerman tersebut.

“Saya tahu semua orang memperhatikannya karena dia pemain hebat. Tapi kita juga harus ingat, dia masih 18 tahun. Semua orang pasti membuat kesalahan. Saya katakan kepadanya, tidak masalah, saya akan selalu melindunginya. Tunjukkan saja kualitasmu di lapangan, dan dia bisa menjadi salah satu yang terbaik di masa depan, bahkan mungkin yang terbaik.”

Yamal sendiri tampil impresif musim lalu dengan membawa Barcelona melaju hingga semifinal Liga Champions, pencapaian terbaik klub sejak terakhir kali mengangkat trofi pada tahun 2015.

Menghadapi Atletico asuhan Diego Simeone, Flick memprediksi laga tidak akan berjalan mudah. Duel leg pertama di Camp Nou diperkirakan berlangsung ketat, mengingat karakter permainan disiplin dan intens milik tim tamu.

“Atleti adalah tim tangguh dengan sikap yang tepat, intensitas tinggi, dan pemain-pemain cepat. Mereka sangat kuat dalam bertahan, terutama dengan blok rendah. Mencetak dua gol ke gawang mereka bukan hal mudah,” ujar Flick.

“Pertandingan ini akan penuh emosi karena dimainkan dalam dua leg. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk meraih hasil positif.”

Di sisi lain, Marcus Rashford berpeluang tampil sebagai starter di sisi kiri menggantikan Raphinha yang mengalami cedera. Penyerang asal Inggris yang dipinjam dari Manchester United itu mencetak gol dalam laga kontra Atletico sebelumnya.

Flick menilai Rashford telah menunjukkan perkembangan positif, meski masih perlu meningkatkan kontribusi dalam aspek bertahan.

“Pressing adalah bagian penting dari permainan kami. Semua orang tahu dia luar biasa saat menguasai bola,” kata Flick.

“Dalam situasi satu lawan satu, dia tampil sangat baik. Tapi bertahan juga bagian dari sepak bola. Meski begitu, dia sudah beradaptasi dengan baik dan kami membutuhkannya untuk membantu rekan setimnya di sisi sayap.”

Dengan tensi tinggi dan kualitas kedua tim, duel Barcelona kontra Atletico diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di fase perempat final musim ini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.