Uni Eropa Siap Bantu Indonesia Cari Korban Gempa NTT dengan Satelit Copernicus

Minggu, 16 Agu 2026, 08:46 WIB

MOSKOW - Uni Eropa (EU) siap membantu Indonesia dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban gempa di Indonesia melalui pengerahan sistem satelit Copernicus, kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

"Dari solidaritas menjadi tindakan, Eropa senantiasa siap mengerahkan Copernicus, mata kami di langit, untuk mendukung upaya pencarian dan penyelamatan. Indonesia, kami berdiri bersamamu," kata Von der Leyen melalui media sosial X, Sabtu (15/8).

Ket. Foto: Petugas melakukan penyisiran mencari korban di bangunan yang runtuh akibat gempa M7,7, Sabtu (15/8) — Sumber: Antara

Gempa besar bermagnitudo 7,7 mengguncang pesisir timur Indonesia pada Jumat malam (14/8).

Menurut dinas penyelamatan, setidaknya 20 orang tewas akibat gempa bumi. Sementara itu, puluhan lainnya terluka dan operasi penyelamatan masih berlanjut untuk mengevakuasi korban yang tertimbun reruntuhan.

Tsunami kecil dengan ketinggian di bawah 1 meter tercatat terjadi setelah gempa. Otoritas setempat juga sempat menerbitkan peringatan tsunami, meski kemudian dicabut.

Longsor, kerusakan infrastruktur, dan gangguan komunikasi akibat gempa dilaporkan membuat proses penyelamatan korban semakin rumit.

Sementara itu, Copernicus merupakan sistem observasi Bumi milik Uni Eropa. Dalam situasi kedaruratan, data satelit tersebut dapat digunakan untuk pemetaan cepat titik-titik terdampak serta mendukung operasi penyelamatan.

  • RI-Uni Eropa

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.