• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Google Bakal Hapus Waterma...

Google Bakal Hapus Watermark pada Gambar dan Video AI?

Minggu, 16 Agu 2026, 10:00 WIB

JAKARTA - Pengguna layanan kecerdasan artifisial (AI) Google akan dapat menghapus watermark atau tanda air yang terlihat dari gambar maupun video, kata Wakil Direktur Google Josh Woodward melalui unggahan di media sosial.

Opsi untuk memasang dan menghapus tanda air tersebut akan tersedia untuk model AI Nano Banana, Omni, dan Lyria. Pada ketiga model AI itu setiap konten biasanya ditandai oleh Google dengan ikon kilauan yang familiar untuk menunjukkan konten buatan AI, menurut laporan laman Endgadget, Jumat (14/8).

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Fitur tersebut juga disiapkan hadir di Gemini maupun layanan editor video dari Google bernama Flow.

Perusahaan teknologi beberapa waktu belakangan menggunakan tanda air atau keterangan lainnya jika sebuah konten dibuat dengan AI, untuk membedakan dengan konten yang dibuat secara manual. Google memastikan konten-konten video maupun gambar yang dibuat model AI mereka tetap disertai oleh tanda air, namun, yang bersifat tidak terlihat.

Tanda yang dimaksud adalah SynthID dan metadata C2PA. Keduanya mungkin sulit diidentifikasi oleh pengguna biasa atau masyarakat awam dan mereka harus melakukan pencarian lebih dalam untuk mengecek kedua hal itu.

Woodward mengatakan fitur opsi menghilangkan tanda air pada konten AI buatan Google itu dirilis hampir di banyak negara kecuali "di negara-negara yang diwajibkan oleh hukum untuk mempertahankannya".

Fitur itu artinya tidak akan tersedia di Uni Eropa yang baru-baru ini mengumumkan aturan mengenai transparansi AI dan mewajibkan tanda air perlu terlihat pada konten AI yang "tampak autentik". Tidak hanya itu, Korea Selatan juga telah melakukan langkah serupa di awal 2026.

Tanda air terkadang menjadi penghalang bagi pengguna yang memanfaatkan AI untuk membantu pekerjaan kreatif.

"Kami tengah menyeimbangkan antara kendali kreatif dan keamanan," kata Woodward.

Penanda untuk konten AI saat ini tengah menjadi salah satu sorotan banyak pihak secara global. Selain Google, terbaru ada Suno yang menawarkan layanan AI untuk membuat musik dan mengumumkan sistem pelabelan untuk menunjukkan kontennya memang dibuat oleh AI.

Pelabelan itu juga dapat berfungsi untuk menunjukkan konten buatan AI itu dapat diidentifikasi juga oleh platform audio lainnya.

Selain itu, Anthropic juga mengumumkan bahwa mereka telah menambahkan penanda konten AI yang tidak terlihat berbasis C2PA pada konten teks ataupun file yang dihasilkan oleh Claude.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.