Pamong Desa Sleman Harus Mampu Jadi Ujung Tombak Pelayanan

Rabu, 01 Apr 2026, 20:08 WIB

SLEMAN - Pamong desa harus bisa menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di Kabupaten Sleman.Harapan itu disampaikan Bupati Sleman Harda Kiswaya. Dia menekankan dan mengingatkan kembali pentingnya peran pamong desa tersebut.

"Lurah atau kepala desa, pamong dan staf memiliki peran yang penting sebagai ujung tombak dalam melayani masyarakat," kata Bupati Harda saat menghadiri pengukuhan pengurus paguyuban perangkat desa Kabupaten Sleman "Suryo Ndadari" masa bakti 2026-2029 di Sleman, Rabu.

Ket. Foto: ujung tombak pelayanan — Sumber: ist

Kegiatan ini menjadi momentum untuk meneruskan estafet kepengurusan "Suryo Ndadari" periode 2026–2029 sekaligus mempererat silaturahmi dalam suasana Idul Fitri.Dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dikukuhkan.

"Saya mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru saja dikukuhkan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan," katanya.

Harda juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah kelurahan dalam mendukung keberhasilan program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat. "Peran pamong kelurahan sangat vital sebagai ujung tombak pelayanan publik. Komitmen dan dedikasi menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat Sleman yang lebih sejahtera," katanya.

Ketua Suryo Ndadari Kabupaten Sleman Irawan menyampaikan komitmen seluruh anggota untuk mendukung program kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). "Kami berkomitmen untuk mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati Sleman serta melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat dengan sebaik-baiknya," kata Irawan.

Rangkaian acara ini diakhiri dengan halal bihalal yang menjadi momentum mempererat sinergi dan koordinasi dalam mendukung pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Sleman yang lebih baik.

Digitalisasi Berbagai Sektor

Sementara itu, wakil Bupati Sleman Danang menegaskan komitmen untuk terus mendorong digitalisasi dalam berbagai sektor baik dalam pelayanan publik maupun tata kelola pemerintahan.

"Transformasi digital saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan, Pemkab Sleman berkomitmen untuk terus mendorong digitalisasi dalam berbagai sektor baik dalam pelayanan publik, penguatan UMKM, pendidikan maupun tata kelola pemerintahan," kata Danang.

Ia mengatakan merespon kondisi tantangan saat ini yakni efisiensi anggaran, kondisi tersebut tidak menjadi alasan penurunan kualitas pelayanan publik, apalagi ketimpangan pembangunan. "Kita harus upayakan pembangunan melalui perencanaan yang adaptif, transformasi digital dan inovasi agar efisiensi tetap menjaga kinerja. Kita harus memastikan bahwa pembangunan yang kita laksanakan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperluas kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan daya saing daerah," katanya.

Danang mengatakan forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman Tahun 2027 yang digelar Selasa (31/3) menjadi ruang partisipatif untuk menyelaraskan prioritas pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat Sleman.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.