Italia Gagal ke Piala Dunia Lagi, Bosnia, Turki, Ceko, dan Swedia Lolos

Rabu, 01 Apr 2026, 06:21 WIB

PARIS, PRANCIS — Harapan Tim nasional Italia kembali tampil di Piala Dunia harus pupus. Kekalahan dramatis melalui adu penalti dari Tim nasional Bosnia dan Herzegovina pada laga play-off, Rabu (1/4) dini hari WIB, memastikan Gli Azzurri absen untuk ketiga kalinya secara beruntun di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

Italia, juara dunia empat kali, sebelumnya juga gagal lolos ke edisi 2018 dan 2022. Kini, mereka kembali hanya menjadi penonton saat turnamen 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan diperluas menjadi 48 tim.

Ket. Foto: Pemain Italia terlihat kecewa usai kalah dalam adu penalti dari Bosnia -Herzegovina, Rabu (1/4) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Bertanding di Zenica, Bosnia menang 4-1 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan. Hanya Sandro Tonali yang sukses mengeksekusi penalti untuk Italia. Sementara Francesco Pio Esposito gagal pada kesempatan pertama dan Bryan Cristante melihat tendangannya membentur mistar.

Tim asuhan Gennaro Gattuso sempat unggul lebih dulu melalui gol Moise Kean pada menit ke-15. Namun situasi berubah ketika Alessandro Bastoni diganjar kartu merah langsung di penghujung babak pertama.

Keunggulan Italia sirna pada menit ke-79 lewat gol Haris Tabakovic. Skor tak berubah hingga perpanjangan waktu usai, memaksa laga ditentukan lewat adu penalti.

“Saya rasa para pemain tidak pantas menerima pukulan seperti ini. Sangat sulit untuk diterima,” ujar Gattuso.

Bosnia yang berada di peringkat 66 dunia sebelumnya finis sebagai runner-up Grup H di bawah Austria. Mereka lalu menyingkirkan Wales di semifinal play-off sebelum memastikan tiket ke putaran final. Ini menjadi penampilan kedua Bosnia di Piala Dunia setelah debut mereka pada 2014. Di edisi kali ini, mereka tergabung di Grup B bersama Kanada, Qatar, dan Swiss.

Sebaliknya, Italia terakhir kali tampil di Piala Dunia pada 2014 dan tersingkir di fase grup—mengulang kegagalan pada 2010. Mereka bahkan belum pernah memenangi laga fase gugur sejak terakhir kali menjadi juara pada 2006.

Tim nasional Turki memastikan tiket ke putaran final usai menang tipis 1-0 atas Tim nasional Kosovo. Gol tunggal Kerem Akturkoglu pada menit ke-53 mengubur mimpi Kosovo tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia.

Ini akan menjadi penampilan pertama Turki sejak 2002, ketika mereka secara mengejutkan mencapai semifinal. Tim asuhan Vincenzo Montella akan bersaing di Grup D bersama Amerika Serikat, Paraguay, dan Australia.

“Kami mewujudkan mimpi. Piala Dunia adalah puncak dalam profesi ini,” ujar Montella.

Tim nasional Swedia memastikan tiket ke putaran final dengan cara dramatis. Setelah mengalahkan Ukraina di semifinal, mereka menundukkan Polandia 3-2 di Stockholm.

Pahlawan kemenangan adalah Viktor Gyokeres yang mencetak gol penentu pada menit ke-88. Sebelumnya, gol Anthony Elanga dan Gustaf Lagerbielke sempat dua kali membawa Swedia unggul, namun Polandia mampu menyamakan kedudukan melalui Nicola Zalewski dan Karol Swiderski.

Kini, di bawah arahan pelatih Graham Potter, Swedia akan bersaing di Grup F bersama Belanda, Jepang, dan Tunisia.

Sementara itu, Tim nasional Republik Ceko menyusul langkah Bosnia dengan lolos lewat dua kemenangan adu penalti beruntun. Setelah menyingkirkan Irlandia, mereka mengalahkan Denmark 3-1 dalam adu penalti di Praha.

Laga berakhir 2-2 setelah perpanjangan waktu. Gol Pavel Sulc dan Ladislav Krejci untuk Ceko dibalas oleh Joachim Andersen dan Kasper Hogh.

Denmark tampil buruk dalam adu penalti dengan hanya satu eksekutor yang berhasil, sementara Rasmus Hojlund, Anders Dreyer, dan Mathias Jensen gagal menuntaskan tugasnya.

Ceko pun memastikan penampilan pertama mereka di Piala Dunia sejak 2006, dan akan tergabung di Grup A bersama Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Meksiko.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.