Pasar Masih Cemaskan Gejolak Timur Tengah, Berikut Proyeksi IHSG di Akhir Bulan Ini
Selasa, 31 Mar 2026, 09:03 WIBJAKARTA â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali tertekan pada akhir Maret, seiring meningkatnya ketidakpastian global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Sentimen geopolitik mendorong sikap risk-off di kalangan investor, yang cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko seperti saham di pasar negara berkembang.
Tekanan ini diperkuat oleh potensi lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok global yang dapat memicu inflasi serta menekan kinerja emiten. Dalam jangka pendek, pergerakan IHSG akan sangat sensitif terhadap perkembangan konflik, dengan kecenderungan volatil dan bias melemah selama sentimen eksternal masih dominan.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat potensi pelemahan IHSG dipengaruhi koreksi mayoritas bursa global dan Asia yang menjadi sentimen negatif. Selain itu, eskalasi konflik di Timur Tengah, termasuk keterlibatan Houthi Yaman, turut mendorong kenaikan harga minyak mentah dan menambah tekanan terhadap pergerakan IHSG.
Herditya memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Selasa (31/3), rawan terkoreksi dengan support di 7.053 dan resistance di 7.118.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/2) sore, ditutup melemah 5,39 poin atau 0,08 persen ke posisi 7.091,67 mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia, di tengah pelaku pasar mencermati eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,47 poin atau 0,20 persen ke posisi 717,49.
âIndeks saham di Asia Senin sore, ditutup melemah seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah yang memasuki pekan kelima meskipun ada upaya untuk menemukan solusi diplomatik,â sebut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta.
Dari mancanegara, kelompok Houthi di Yaman mengatakan bahwa mereka telah menembakkan rudal ke Israel, yang menandai keterlibatan langsung pertama mereka dalam perang AS dan Israel melawan Iran. Dalam sebuah unggahan di X, juru bicara Houthi Yahya Saree mengatakan kelompok Houthi meluncurkan rentetan rudal balistik ke tempat-tempat yang mereka sebut sebagai situs militer Israel yang sensitif, sebagai dukungan kepada Iran dan pasukan Hizbullah di Lebanon.
Serangan tersebut menandai eskalasi lebih lanjut dalam konflik yang dimulai dengan serangan udara AS dan Israel terhadap Iran pada tanggal 28 Februari 2026.
Dari dalam negeri, pemerintah tengah merancang skema efisiensi anggaran hingga WFH sebagai langkah mitigasi untuk meminimalisir dampak kenaikan harga minyak mentah terhadap APBN dan ekonomi domestik. Pemerintah mengidentifikasi ada tiga sektor yang rentan terdampak, yaitu stabilitas energi, rantai pasok global dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Beberapa langkah untuk menekan impor migas adalah dengan penghematan energi dan penguatan mandat Biodiesel 50 persen (B50). Rencana kebijakan pemerintah ini adalah sebagai upaya untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi yang akan berdampak luas terhadap inflasi serta opsi agar tidak terjadi pelebaran defisit APBN.
Namun demikian, untuk BBM nonsubsidi diperkirakan berpotensi akan mengalami kenaikan pada saat penyesuaian harga bahan bakar bulanan di umumkan di 1 April 2026.
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang naik sebesar 2,31 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 1,45 persen dan 1,23 persen.
Sedangkan empat sektor melemah yaitu sektor keuangan turun paling dalam sebesar 1,28 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor properti yang masing masing turun sebesar 0,56 persen dan 0,48 persen.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.669.544 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,12 miliar lembar saham senilai 14,94 triliun rupiah. Sebanyak 272 saham naik, 403 saham menurun, dan 149 tidak bergerak nilainya.
- proyeksi ihsg
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.