Rayakan HUT RI di Kebun Raya Bogor, Wisata dan Budaya Jadi Satu

Senin, 17 Agu 2026, 21:45 WIB

BOGOR – Kebun Raya Bogor ikut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang lebih berwarna.

Bukan hanya mengajak pengunjung menikmati suasana hijau dan segarnya kawasan kebun raya, rangkaian kegiatan juga memadukan wisata, seni budaya, hingga pemberdayaan pelaku UMKM.

Ket. Foto: Masyarakat merayakan HUT ke-81 RI di Kebun Raya, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (17/8/2026). — Sumber: ANTARA/ HO-PT MNR

Konsep ini membuat perayaan kemerdekaan tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk kepada pengunjung.

Berbagai kegiatan seni dan budaya pun turut memberi nuansa khas, sehingga masyarakat bisa menikmati liburan sekaligus merasakan atmosfer perayaan kemerdekaan.

Keterlibatan UMKM menjadi salah satu bagian menarik karena keramaian pengunjung dapat menjadi peluang untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.

Dengan memadukan rekreasi, budaya, dan ekonomi lokal, Kebun Raya Bogor menunjukkan bahwa perayaan HUT RI juga bisa menjadi momentum untuk menggerakkan aktivitas masyarakat.

Senior Manager Operasional PT Mitra Natura Raya Afandika Utama Akbar di Bogor, Senin (17/8), mengatakan rangkaian kegiatan tersebut dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda kepada masyarakat dalam merayakan kemerdekaan.

"Dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi pengunjung," kata Afandika.

Ia menjelaskan, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari pada 15-17 Agustus 2026 itu dipusatkan di kawasan Ecodome dan sekitarnya dengan menghadirkan berbagai kegiatan bernuansa kemerdekaan.

Rangkaian kegiatan antara lain menampilkan kesenian tradisional seperti Tari Bentang Mamprang, Tari Mojang Priangan, Tari Nyi Ronggeng, dan Tari Balik Kampuang.

Selain pertunjukan seni dan budaya, Kebun Raya Bogor menghadirkan berbagai perlombaan khas 17 Agustus, mulai dari tarik tambang, estafet sarung, balap bakiak, makan kerupuk, balap karung hingga balap kelereng.

Perlombaan tersebut melibatkan masyarakat umum maupun pelajar dari sekolah-sekolah di sekitar Kebun Raya Bogor. Pengunjung juga dapat mengikuti kompetisi catur bertajuk "Bercatur".

Puncak perayaan berlangsung pada Senin (17/8) dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih di depan Gedung Melchior yang diikuti seluruh karyawan Kebun Raya Bogor.

Setelah upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan parade drum band dari Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) Kota Bogor, parade sepeda onthel, serta berbagai perlombaan kemerdekaan.

Menurut Afandika, Kebun Raya Bogor tidak hanya ingin menjadi ruang rekreasi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi tempat berkumpul sekaligus mengenalkan kekayaan seni dan budaya.

"Selain menjadi ruang rekreasi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk berkumpul, menikmati seni dan budaya, serta mendukung potensi masyarakat dan pelaku UMKM Kota Bogor," ujarnya.

Dukungan terhadap ekonomi lokal diwujudkan dengan menghadirkan bazar kuliner yang melibatkan 10 tenant UMKM Kota Bogor selama rangkaian kegiatan.

Bazar tersebut memberikan ruang kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung sekaligus menambah pilihan kuliner di kawasan wisata itu.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.