Indonesia Mendesak Dewan Keamanan PBB Gelar Pertemuan setelah Tiga Pasukan Perdamaian TNI Tewas di Lebanon
Selasa, 31 Mar 2026, 19:45 WIB | Oleh: Tim PenulisMengutuk
Presiden Lebanon Joseph Aoun mengutuk "penargetan pasukan penjaga perdamaian" dalam percakapan telepon dengan komandan UNIFIL.
Aoun "terus melakukan berbagai kontak internasional" dalam upaya untuk mewujudkan pembicaraan dengan Israel, demikian pernyataan dari kantor kepresidenan.
Koordinator khusus PBB untuk Lebanon, Jeanine Hennis-Plasschaert, dalam sebuah pernyataan menyerukan "gencatan senjata segera untuk menghentikan kehancuran".
Media pemerintah melaporkan serangan udara Israel di Lebanon selatan, serta di sebagian wilayah Bekaa Barat yang berdekatan, memutus jalan-jalan di wilayah tersebut setelah tentara Israel mengeluarkan peringatan evakuasi untuk beberapa kota di sana.
Tentara Lebanon mengatakan salah satu tentaranya tewas dalam "serangan langsung Israel terhadap pos pemeriksaan tentara" di wilayah Tyre di selatan.
Sebuah sumber militer mengatakan kepada AFP bahwa serangan itu adalah penargetan langsung pertama terhadap pos pemeriksaan tentara sejak perang dimulai.
Sebelumnya, pihak militer telah mengumumkan kematian delapan tentara yang sedang tidak bertugas di Lebanon selatan dan timur.
Pusat komando
Pada hari Senin juga, dua serangan menghantam pinggiran selatan Beirut, salah satunya menargetkan sebuah apartemen di distrik Bir Hassan, menurut seorang fotografer AFP, yang mengatakan bahwa para anggota bersenjata Hezbollah kemudian mengepung lokasi tersebut.
Sebuah sumber keamanan mengatakan kepada AFP bahwa tiga anggota Hezbollah tewas dalam serangan itu dan tiga lainnya terluka.
Seorang saksi mata yang menolak disebutkan namanya mengatakan para korban dievakuasi setelah serangan itu, yang terjadi setelah peringatan dari tentara Israel untuk sebagian wilayah pinggiran selatan Beirut, tempat sebagian besar penduduk telah mengungsi.
Bangunan itu terletak di lingkungan perumahan yang dipenuhi toko dan tempat usaha komersial, beberapa di antaranya mengalami kerusakan, kata fotografer tersebut.
Militer Israel mengatakan serangan di Beirut menewaskan wakil komandan sebuah unit yang "bertanggung jawab untuk mengoordinasikan" antara Hizbullah dan "organisasi teroris Palestina yang beroperasi di Lebanon, Gaza, Suriah" dan Tepi Barat yang diduduki Israel, bersama dengan dua anggota lainnya dari unit tersebut.
Serangan lainnya di Beirut dan Lebanon selatan menargetkan "pusat komando" Hizbullah, kata militer.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!