Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Gubernur Banten Andra Soni Ungkap Penyebab Banjir di Ciledug

31 Sabtu, 31 Okt 2026, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Banten Andra Soni Ungkap Penyebab Banjir di Ciledug Gubernur Banten Andra Soni Ungkap Penyebab Banjir di Ciledug Doc: Pemprov Banten
Ket. Gubernur Banten Andra Soni (tengah) bersama Menteri PU, Doddy Hanggodo (kanan) dan Wali Kota Tangerang Sachrudin (kiri) saat menyusuri kali angke di Kota Tangerang untuk melihat masalah penyebab banjir di Ciledug.

TANGERANG - Gubernur Banten Andra Soni mengatakan penyebab banjir di wilayah Kota Tangerang, khususnya Ciledug, disebabkan karena beberapa faktor seperti pendangkalan, penyempitan Kali Angke hingga banyak turap atau sheet pile yang belum terpasang, sehingga air melimpas ke wilayah warga.

Menurutnya, penanganan banjir di sepanjang aliran Kali Angke harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, pemerintah kabupaten/kota, hingga Pemprov DKI Jakarta, karena masih ditemukan sejumlah persoalan infrastruktur sungai yang berpotensi menyebabkan banjir di wilayah Tangerang Raya hingga Jakarta.

"Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah masih adanya sejumlah titik tanggul atau sheet pile yang belum terpasang secara menyeluruh akibat kendala pembebasan lahan. Kondisi tersebut menyebabkan air sungai berpotensi melimpas ke kawasan permukiman warga ketika debit air meningkat," kata Andra di Tangerang, Sabtu.

Ia menjelaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah melakukan upaya pembebasan lahan untuk mendukung pembangunan infrastruktur pengendali banjir. Dari upaya tersebut sekitar 600 meter lahan disebut telah berhasil dibebaskan, sehingga tahapan selanjutnya dapat dilanjutkan dengan pekerjaan fisik oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Sementara itu Pemprov Banten juga telah menurunkan alat berat untuk mendukung kegiatan normalisasi sungai di sejumlah titik.

"Persoalan Kali Angke tidak bisa ditangani secara parsial, karena dampaknya melintasi wilayah administrasi. Aliran sungai tersebut turut memengaruhi potensi banjir di Tangerang Selatan, Kota Tangerang, hingga wilayah Jakarta," kata Gubernur Andra Soni.

Selain itu ia menyoroti kondisi Bendung Polor yang turut menjadi perhatian masyarakat. Menurutnya, bendung tersebut merupakan infrastruktur lama yang sebelumnya difungsikan untuk kebutuhan irigasi persawahan.

Namun seiring perkembangan wilayah dan berkurangnya lahan persawahan, kata dia, fungsi bendung tersebut perlu dikaji kembali agar sesuai dengan kebutuhan pengelolaan air saat ini.

Ia berharap Kementerian PU melalui jajaran teknis dapat melakukan kajian menyeluruh untuk menentukan langkah penanganan yang tepat terhadap infrastruktur tersebut.

"Ini bendung lama, dulu peruntukannya untuk irigasi mengairi sawah. Sekarang sudah tidak ada lagi sawah yang diairi di sini, sehingga harus dikaji ulang pemanfaatan dan kegunaannya," kata Gubernur Andra Soni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Pemkot Bekasi Segera Bangun...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.