BRIN Ungkap Momentum Idulfitri Dorong Pertumbuhan UMKM lewat Lonjakan Konsumsi
Minggu, 29 Mar 2026, 17:45 WIBJAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai momentum Ramadan dan Idulfitri memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan UMKM. Demikian disampaikan oleh Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Koperasi, Korporasi, dan Ekonomi Kerakyatan BRIN, Prof. Syahrir Ika.
Ia menyebut fenomena ini sebagai bagian dari seasonal economy (ekonomi musiman) yang terjadi pada periode tertentu, seperti Ramadan. "Kita melihat Ramadan sebagai seasonal economy, konsumsi masyarakat meningkat signifikan, mulai dari buka puasa hingga sahur," kata dia pada Sabtu (28/3).
Selain konsumsi, faktor lain yang turut mendorong pertumbuhan UMKM adalah meningkatnya mobilitas masyarakat. Aktivitas seperti buka puasa bersama, salat tarawih, hingga perjalanan mudik turut menggerakkan sektor transportasi.
Tidak hanya itu, sektor fesyen juga mengalami lonjakan permintaan menjelang Ramadan. Peningkatan belanja pakaian muslim dan kebutuhan Lebaran menggerakkan rantai pasok industri.
"Omzet UMKM selama Ramadan bisa meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan di luar Ramadan. Ini wajar karena permintaan masyarakat memang melonjak," ucap dia.
Meski demikian, ia mengingatkan pelaku UMKM agar tidak hanya bergantung pada momentum musiman. Pelaku usaha didorong untuk mengelola keuntungan sebagai modal pengembangan usaha, serta menjaga pelanggan agar tetap berkelanjutan.
Kementerian UMKM terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar mampu bersaing dengan produk skala besar. Diantaranya dengan melalui penguatan brand, digitalisasi, serta diversifikasi produk, terutama pada momentum Idulfitri.
Asisten Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Christina Agustin, menegaskan momentum Lebaran tidak hanya dimaknai sebagai peluang musiman. Tetapi harus dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk pertumbuhan berkelanjutan.
"Kami melihat ke depan momentum ini tidak hanya momentum musiman. Kami ingin fokus pada penguatan brand, digitalisasi, dan diversifikasi produk agar UMKM bisa tumbuh berkelanjutan sepanjang tahun," kata dia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
-
Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Khitanan Massal di Jakbar dalam Rangka Memperingati HUT Jakarta
-
Inovasi dan Terobosan untuk Komoditas Cabai
-
Literasi Keuangan Didorong Jadi Fondasi Keberlanjutan Bisnis, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Program Shepreneur
-
Prancis Waspada Serangan Cepat Swedia
-
Pemkot Makassar: Sejumlah Negara Jajaki Kerja Sama Komoditas dan Pariwisata Sulsel.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.