Pemkot Pontianak Salurkan Bansos Tunai Rp600 Ribu kepada 670 Warga, Ini Cara Pengajuannya!

Selasa, 11 Agu 2026, 19:26 WIB

PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT - Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat menyalurkan bantuan sosial tunai kepada 670 warga berpenghasilan rendah yang belum menerima bantuan pemerintah pusat, masing-masing Rp600 ribu.

"Bantuan ini nilainya mungkin bapak ibu merasa masih kurang. Namun yang paling penting kita bisa bersilaturahmi dan menyampaikan informasi tentang pembangunan di Kota Pontianak," kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai penyerahan simbolis bantuan itu di Aula Kantor Camat Pontianak Kota di Pontianak, Selasa (11/8).

Ket. Foto: Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis bantuan tunai kepada masyarakat berpenghasilan rendah di Aula Kantor Camat Pontianak Kota, Selasa (11/8). — Sumber: ANTARA/HO-Prokopim Pemkot Pontianak

Ia mengatakan bantuan tersebut bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang belum memperoleh Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun Program Keluarga Harapan (PKH).

Dari total penerima, 403 warga berasal dari Kecamatan Pontianak Kota, sedangkan 263 penerima lainnya dari Kecamatan Pontianak Utara dan Pontianak Timur dijadwalkan menerima bantuan secara simbolis pada Kamis (13/8).

Ia mengatakan bantuan tersebut menjadi salah satu instrumen Pemkot Pontianak dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan.

Ia menyebut pemerintah daerah juga menjalankan sejumlah program untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, meliputi sektor kesehatan, pendidikan, perbaikan rumah, sanitasi, infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, hingga dukungan terhadap UMKM.

Di bidang kesehatan, Pemkot Pontianak mengalokasikan hampir Rp80 miliar untuk mendukung cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan. Saat ini cakupan Universal Health Coverage (UHC) Kota Pontianak sekitar 98,8 persen.

"Kalau sakit, cukup tunjukkan KTP ke puskesmas atau rumah sakit," katanya.

Pada sektor pendidikan, kata dia, sekolah negeri di Kota Pontianak telah bebas biaya. Pemerintah kota juga mendukung keberadaan Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga desil 1, 2, dan 3 dengan sistem asrama.

Ia menjelaskan kebutuhan peserta didik Sekolah Rakyat mulai dari makanan, pakaian, sepatu hingga buku, ditanggung selama mengikuti pendidikan. Fasilitas tersebut tersedia dari jenjang SD hingga SMA di kawasan Batu Layang.

Pemkot Pontianak juga menyediakan program bedah rumah dan bedah WC bagi masyarakat yang memiliki hunian atau fasilitas sanitasi tidak layak. Pengajuan dapat dilakukan melalui kelurahan, kecamatan, atau pemerintah kota.

Edi mengingatkan penerima memanfaatkan bantuan Rp600 ribu secara bijak untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun ditabung. Bantuan ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima melalui Bank Kalbar.

Selain persoalan kesejahteraan, ia mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, menghemat penggunaan air di tengah kemarau, serta mewaspadai dampak kabut asap akibat karhutla.

Ia meminta masyarakat membatasi aktivitas anak-anak di luar rumah dan segera membawa mereka ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala ispa. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.