Penumpang LRT Sumsel Tembus 213.150 Orang Selama Lebaran 2026
📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 13:25 WIB | Oleh: Tim PenulisPALEMBANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat jumlah penumpang Lintas Raya Terpadu (LRT) Sumatera Selatan menembus 213.150 orang selama masa Posko Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung sejak 13-26 Maret 2026.
Manager Humas Divre III Palembang Aida Suryanti dalam keterangan pers diterima ANTARA di Palembang Sabtu mengatakan, angka tersebut merupakan akumulasi hingga hari ke-14 posko atau H+5 Lebaran, dengan rata-rata harian mencapai 15.225 penumpang.
Peningkatan jumlah pengguna LRT Sumsel dipengaruhi oleh berbagai upaya peningkatan layanan yang dilakukan selama periode libur Lebaran.
“Capaian ini menjadi bukti komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Penambahan frekuensi perjalanan selama masa libur Lebaran turut mendukung kelancaran mobilitas,” katanya.
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI Divre III Palembang menambah jumlah perjalanan dari 94 menjadi 102 perjalanan per hari pada periode 22 hingga 25 Maret 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebijakan tersebut berdampak pada peningkatan signifikan jumlah pengguna, terutama pada masa arus balik, yakni 26.461 penumpang pada 23 Maret (H+1) dan 27.485 penumpang pada 24 Maret (H+2).
Selain itu, meningkatnya mobilitas masyarakat juga dipengaruhi oleh mulai aktifnya kembali para pekerja sejak 25 Maret 2026, serta masih berlangsungnya libur sekolah.
Dari sisi operasional, LRT Sumsel mencatat kinerja ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) mencapai 100 persen, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ketepatan waktu ini menjadi indikator penting dalam menjaga kepercayaan serta kenyamanan pelanggan,” ujarnya.
Melalui konektivitas antarmoda, LRT Sumsel memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan secara efisien dan terintegrasi.
KAI juga mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tetap mematuhi aturan dan menjaga ketertiban, seperti mengantre dengan tertib, mendahulukan penumpang yang turun, serta menjaga kebersihan di area stasiun dan kereta.
Selain meningkatkan layanan transportasi, LRT Sumsel turut mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyediaan ruang usaha bagi pelaku UMKM di sejumlah stasiun strategis.
Beragam produk lokal, mulai dari kerajinan tangan hingga makanan dan minuman, tersedia bagi pengguna jasa selama berada di lingkungan stasiun.
“Kami tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga berupaya memberikan nilai tambah melalui pemberdayaan UMKM lokal,” kata Aida.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!